Islam Makhachev Jagokan Ilia Topuria Menang di UFC Freedom 250

Islam Makhachev Jagokan Ilia Topuria Menang di UFC Freedom 250

Juara kelas welter UFC Islam Makhachev menjagokan Ilia Topuria untuk memenangkan duel perebutan gelar juara kelas ringan melawan Justin Gaethje dalam gelaran UFC Freedom 250 yang akan diselenggarakan di Gedung Putih pada 14 Juni 2026.

Dilansir dari juara.net, Islam Makhachev menilai pengalaman Justin Gaethje sebagai petarung veteran akan menguji kemampuan Ilia Topuria, namun ia meyakini laga tersebut akan selesai sebelum ronde terakhir untuk kemenangan Topuria.

"Pertarungan utama di Gedung Putih, menurut saya, tentu saja, saya tidak mengesampingkan Gaethje. Dia adalah petarung veteran yang sangat berpengalaman,” kata Islam Makhachev, Juara Kelas Welter UFC.

Makhachev juga menambahkan bahwa faktor usia muda akan menjadi keunggulan tersendiri bagi petarung asal Georgia tersebut dalam laga yang dinantikan para penggemar.

"Namun, Topuria lebih muda. Ini akan menjadi pertarungan yang seru bagi para penggemar." kata Islam Makhachev, Juara Kelas Welter UFC.

Mantan juara kelas ringan UFC ini sangat percaya bahwa duel sengit di arena oktagon tersebut tidak akan memerlukan penilaian dari para juri di akhir ronde.

"Saya yakin pertarungan ini pasti tidak akan berlangsung hingga ronde terakhir, dan saya lebih condong ke arah kemenangan Topuria," ungkap Islam Makhachev, Juara Kelas Welter UFC.

Di sisi lain, Ilia Topuria menegaskan bahwa keinginannya untuk bertarung melawan Islam Makhachev tidak didasari oleh kebencian pribadi, melainkan murni karena ambisi persaingan di dunia olahraga.

"Entah saya menghadapi Makhachev atau tidak, situasinya takkan berubah bagi saya pribadi," tutur Ilia Topuria, Juara Kelas Ringan UFC kepada Championat via juara.net.

Topuria juga menyampaikan rasa hormatnya terhadap pencapaian besar yang telah diraih oleh petarung didikan Khabib Nurmagomedov tersebut.

"Saya sebenarnya tidak membenci dia. Tidak ada masalah pribadi atau hal-hal lainnya...." tutur Ilia Topuria, Juara Kelas Ringan UFC.

Menurut Topuria, status keduanya yang sama-sama menjadi juara di dua kelas berbeda akan membuat bentrokan mereka menjadi salah satu laga terbaik dalam sejarah UFC.

"Kenyatannya, dia sudah menorehkan prestasi yang luar biasa di olahraga ini." tutur Ilia Topuria, Juara Kelas Ringan UFC.

Topuria kembali menegaskan bahwa pencapaian kariernya saat ini sudah cukup membuat dirinya merasa puas dan bangga tanpa harus bergantung pada laga melawan Makhachev.

"Sama seperti saya, dia adalah juara di dua kelas yang berbeda. Kalau saya dan Makhachev bertarung, maka itu akan jadi salah satu duel terbaik di pentas UFC." tutur Ilia Topuria, Juara Kelas Ringan UFC.

Petarung berjuluk El Matador ini juga menyatakan bahwa dirinya akan tetap merasa bahagia terlepas dari jadi atau tidaknya pertarungan tersebut digelar.

"Kalaupun bentrokan ini tidak pernah terwujud, saya tetap bangga pada diri saya sendiri." tutur Ilia Topuria, Juara Kelas Ringan UFC.

Topuria menutup pernyataannya mengenai Makhachev dengan menegaskan kembali rasa percaya diri yang tinggi atas seluruh pencapaian yang telah ia raih.

"Saya tidak membutuhkan Makhachev untuk menjadi bahagia..." tutur Ilia Topuria, Juara Kelas Ringan UFC.

Ia kemudian mengalihkan fokusnya kepada petarung lain, Arman Tsarukyan, dan menyatakan keinginannya untuk mempermalukan petarung tersebut di dalam oktagon.

"Saya sudah bangga kepada diri saya sendiri," imbuh Ilia Topuria, Juara Kelas Ringan UFC.

Topuria menilai Tsarukyan memiliki rasa percaya diri yang berlebihan mengenai kemampuan gulatnya di arena pertarungan.

"Saya akan membuatnya malu di depan banyak orang," ujar Ilia Topuria, Juara Kelas Ringan UFC.

El Matador bahkan sesumbar bahwa dirinya memegang kendali penuh dan mengklaim sebagai sosok terbaik di kelasnya.

"Dia pikir dirinya keren, dia pikir dia juara Olimpiade, pegulat terbaik di dunia..." ujar Ilia Topuria, Juara Kelas Ringan UFC.

Ia juga melayangkan ancaman langsung kepada Tsarukyan mengenai hasil akhir yang akan diterimanya jika mereka berdua saling berhadapan.

"Saat sudah bicara soal duel di oktagon, sobat, saya beri tahu Anda bahwa sayalah rajanya." ujar Ilia Topuria, Juara Kelas Ringan UFC.

Topuria menyatakan kesiapannya untuk mendominasi jalannya pertarungan dan menuntaskannya dengan cepat sejak awal laga dimulai.

"Saya rajanya dan saya akan melakukan apapun yang saya inginkan." ujar Ilia Topuria, Juara Kelas Ringan UFC.

Sementara itu, Islam Makhachev membocorkan rencana kembalinya ke arena oktagon UFC yang dijadwalkan akan berlangsung pada bulan Agustus mendatang.

"Saya sudah bilang pada Arman bahwa saya akan menghancurkan rahangnya pada ronde pertama," tambahnya Ilia Topuria, Juara Kelas Ringan UFC.

Makhachev yang kini fokus di kelas welter mengaku belum mengetahui secara pasti mengenai sosok petarung yang akan menjadi lawan berikutnya.

"Setahu saya, duel selanjutnya untuk saya akan digelar pada bulan Agustus," terangnya Islam Makhachev, Juara Kelas Welter UFC kepada Championat via juara.net.

Meskipun lawan yang akan dihadapi masih belum diumumkan secara resmi oleh pihak UFC, Makhachev memastikan kondisi fisiknya sudah berada dalam level yang optimal.

"Meski begitu, saya masih belum yakin 100 persen soal siapa yang saya lawan." terang Islam Makhachev, Juara Kelas Welter UFC.

Pernyataan Makhachev mengenai jadwal bertarung bulan Agustus ini senada dengan klaim dari penantang peringkat ketiga kelas welter, Michael Morales.

"Untuk saat ini, saya sudah dalam kondisi yang cukup siap," sambung Islam Makhachev, Juara Kelas Welter UFC.

Morales yang memiliki rekor impresif 19 kemenangan tanpa kalah meyakini bahwa dirinya akan segera merebut sabuk juara kelas welter.

"Saya selalu membuat keajaiban saya sendiri," tuturnya Michael Morales, Petarung Kelas Welter UFC kepada Bloody Elbow via juara.net.

Petarung asal Ekuador tersebut bahkan menyebutkan secara spesifik tanggal di mana ia akan menasbihkan diri sebagai pemegang gelar juara yang baru.

"Oleh karena itu, saya akan menjadi juara selanjutnya...." tutur Michael Morales, Petarung Kelas Welter UFC.

Michael Morales sendiri terakhir kali bertarung pada November silam dengan kemenangan cepat satu ronde atas Sean Brady melalui hantaman pukulan keras.

"Hal tersebut akan terjadi besok tanggal 15 Agustus 2026," tambah Michael Morales, Petarung Kelas Welter UFC.

Artikel terkait

Rekomendasi