Isyana Sarasvati Rilis BURN Gandeng Eks Personel DeadSquad

Isyana Sarasvati Rilis BURN Gandeng Eks Personel DeadSquad

Musisi sekaligus penyanyi Isyana Sarasvati kembali menunjukkan sisi eksploratif bermusiknya lewat lagu bertajuk "BURN". Trek andalan dari album terbarunya, EKLEKTIKO, ini menghadirkan perpaduan elemen pop, elektronik, dan metal.

Seperti dikutip dari Medcom pada Senin, 25 Mei 2026, lagu ini mengusung warna trance metal yang agresif, modern, sekaligus emosional. Proyek ini menjadi representasi kebebasan bereksplorasi tanpa batas genre serta refleksi perjalanan hidup sang musisi.

Isyana Sarasvati mengajak tiga mantan anggota band death metal legendaris DeadSquad untuk memperkuat aransemen musik keras dalam lagu ini. Kolaborator tersebut adalah Karis di posisi gitar, Shadu Rasjidi pada bass, dan Agustinus Widi.

Agustinus Widi tidak hanya mengisi vokal scream dan growl, tetapi juga terlibat langsung dalam penulisan lirik. Formasi ini disempurnakan oleh Kenan Loui yang menyuntikkan elemen elektronik futuristik melalui synthesizer, keyboard, dan efek suara.

Lagu "BURN" lahir di bawah Chapter ABADHI. Trek ini dipilih sebagai fokus utama karena dianggap paling mewakili energi eksplosif dari keseluruhan album baru tersebut.

"BURN adalah salah satu track di album yang paling merepresentasikan makna EKLEKTIKO. Perpaduan antara pop, electronic, dan metal melahirkan warna baru yaitu Trance Metal (Dance Metal) yang jadi eksplorasi baru untukku. Sebagai pribadi yang kinestetik, aku menciptakan lagu ini untuk menemani teman-teman beraktivitas, terutama saat berolahraga. Semoga ‘BURN’ bisa jadi pemicu semangat untuk menjalani hari," ujar Isyana Sarasvati.

Kekuatan audio lagu ini dilengkapi dengan video musik berskala besar yang melibatkan 60 penari. Visualisasi dikemas lewat koreografi intens dan sinematik untuk mempertegas energi teatrikal.

Konsep Multichapter dalam Album EKLEKTIKO

EKLEKTIKO merupakan proyek musik multichapter yang menggambarkan berbagai fase kehidupan Isyana Sarasvati. Album ini dibagi menjadi empat bagian utama, yaitu Lunora, MAMIU, Cecilia, dan ABADHI.

Chapter Lunora membawa semangat kolaborasi, sementara MAMIU mengeksplorasi sisi imajinatif tentang kebaikan. Bagian Cecilia menampilkan perspektif yang lebih dewasa dan reflektif, sedangkan ABADHI menjadi titik penyatuan serta keseimbangan energi.

Album ini juga memuat lagu "Be Alright (feat. Kamga)" sebagai fokus trek kedua dengan nuansa R&B yang lebih mudah didengar. Lagu tersebut melengkapi chapter Lunora yang sebelumnya diisi kolaborasi bersama VIDI, Hindia, dan Afgan.

"EKLEKTIKO adalah refleksiku tentang kehidupan manusia. Aku percaya kita hadir di dunia ini untuk belajar merasakan keberagaman, menjalani baik dan buruknya kehidupan, menemukan makna di setiap perjalanan, dan merayakan semuanya. Album ini adalah bentuk terima kasihku atas setiap proses itu," ungkap Isyana Sarasvati.

Proyek ini dilengkapi dengan lebih dari 30 output visual yang dirilis melalui kanal YouTube resmi Isyana Sarasvati. Saat ini, lagu "BURN" dan album EKLEKTIKO sudah bisa diakses melalui berbagai platform musik digital.

Artikel terkait

Rekomendasi