Jacob Collier Terima Gelar Doktor Kehormatan dari Berklee College of Music

Jacob Collier Terima Gelar Doktor Kehormatan dari Berklee College of Music

Musisi muda asal Inggris, Jacob Collier, resmi menerima gelar Doktor Kehormatan dari Berklee College of Music. Penghargaan tersebut diserahkan dalam upacara wisuda yang berlangsung di Agganis Arena, Boston University, pada Sabtu, 9 Mei 2026, seperti dilansir dari Medcom.

Apresiasi prestisius ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi luar biasa Jacob Collier dalam perkembangan musik global. Pria berusia 32 tahun ini dikenal luas berkat karya-karya eksperimental yang menggabungkan elemen jazz, R&B, soul, funk, hingga musik klasik.

Lahir dan besar di London Utara, Jacob Collier tumbuh di lingkungan keluarga yang sangat dekat dengan dunia musik. Ibunya, Suzie, bekerja sebagai violinis profesional sekaligus profesor biola di Junior Royal Academy of Music, sementara sang kakek juga merupakan pengajar di institusi tersebut dan konduktor Bournemouth Symphony Orchestra.

Nama Jacob Collier mulai melejit di internet pada 2013 berkat aransemen inovatif yang diunggah melalui YouTube. Ciri khas musiknya terletak pada harmoni vokal yang rapat serta susunan akor yang unik pada lagu-lagu populer, seperti Isn't She Lovely milik Stevie Wonder dan Pure Imagination dari Gene Wilder.

Keunikan gaya bermusiknya membuat Jacob Collier dijuluki sebagai "Pangeran Harmoni" dan dianggap sebagai penerus komposer paduan suara ternama, Eric Whitacre. Musisi kelahiran 2 Agustus 1994 ini juga mahir mengubah ribuan penonton konser menjadi paduan suara raksasa lewat gerakan tangan sederhana.

Selain aktif sebagai solois, Jacob Collier pernah terlibat dalam pementasan opera seperti The Magic Flute dan The Turn of the Screw, serta mendalami piano jazz dan teori musik. Ketertarikan mendalam pada bidang ini membawanya menjadi pembicara seminar di MIT untuk membahas konsep "reharmonisasi" atau pendekatan baru dalam memahami struktur akor.

Jacob Collier merilis album debut bertajuk In My Room pada 2016, di mana seluruh instrumen di dalamnya dimainkan secara mandiri. Ia juga tercatat pernah tampil dalam ajang bergengsi Montreux Jazz Festival pada 2015.

Hingga kini, Jacob Collier telah mengoleksi tujuh kemenangan Grammy Award dari total 16 nominasi. Pencapaian ini menjadikannya sebagai musisi Inggris pertama dalam sejarah yang memenangkan minimal satu Grammy untuk masing-masing dari lima album studio pertamanya, serta telah berkolaborasi dengan lebih dari 100 musisi dunia seperti Coldplay, SZA, Shawn Mendes, hingga Joni Mitchell.

Berdasarkan informasi dari Honorary Doctorate Award Council, gelar doktor kehormatan atau doctor honoris causa merupakan penghargaan profesional bagi individu dengan pencapaian luar biasa di bidangnya. Berbeda dari jalur akademik formal, gelar ini tidak mensyaratkan jenjang pendidikan S1, S2, atau S3, melainkan kontribusi nyata kepada masyarakat di tingkat lokal hingga internasional.

Penerima penghargaan ini memiliki hak untuk mencantumkan gelar Doktor Honoris Causa (Doktor H.C.) di depan nama mereka. Di Indonesia, beberapa tokoh publik seperti Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, sejumlah menteri, hingga figur hiburan Raffi Ahmad juga pernah menerima penghargaan serupa dari berbagai perguruan tinggi.

Dikutip dari Berklee College of Music, momen pengukuhan Jacob Collier dimeriahkan dengan penampilannya membawakan lagu Can't Take My Eyes Off You di hadapan para wisudawan. Dalam pidatonya, ia menyampaikan esensi mendalam mengenai proses belajar musik yang merefleksikan nilai-nilai kehidupan seperti kepercayaan, empati, keberanian, dan kemampuan mendengarkan.

"Somebody told me something when I was young that really stayed with me, which is that when we learn music, we learn all there is to know," kata Collier dalam pidatonya yang diunggah di akun Instagram @jacobcollier, dikutip Sabtu, 16 Mei 2026.

Jacob Collier juga menekankan bahwa kualitas seorang musisi berkaitan erat dengan kualitas diri sebagai manusia, seraya mengutip pesan dari pemain bass legendaris Victor Wooten.

"It's true and in the words of the great Victor Wooten, he says, you know, the world doesn't need more good musicians. The world needs more good people. But it just so happens that being a musician is a really good way of being a good person because of all the principles that are built in," ujar dia

Pada bagian akhir pidato, ia menyatakan bahwa kekuatan sejati seorang seniman terletak pada kemampuan untuk mengangkat suara orang-masing di sekitarnya, bukan seberapa keras suara mereka sendiri.

"If there's anything I would particularly like to impart upon you, other than just hearing you sing that great chord just then, I would say trust each other, because nobody knows what's coming next. I don't know, these guys don't know, not even Jill Scott knows," ungkapnya.

Ia mengakhiri sambutan dengan menyatakan rasa bangga dan syukur yang mendalam atas penganugerahan gelar tersebut.

"This week, to my immense gratitude, I received an Honorary Doctorate from @berkleecollege," tulis Jacob Collier di akun Instagram @jacobcollier.

Penerima Gelar Kehormatan Lainnya

Selain Jacob Collier, Berklee College of Music memberikan gelar Doktor Kehormatan kepada dua musisi lainnya pada kesempatan yang sama. Penerima pertama adalah Jill Scott, penyanyi soul dan R&B asal Philadelphia peraih tiga Grammy Award yang juga aktif sebagai penulis, aktris, dan filantropis.

Penghargaan kedua diserahkan kepada Vinnie Colaiuta, drummer asal Pennsylvania yang pernah menempuh studi di Berklee College of Music sebelum pindah ke Los Angeles pada 1978. Karier Vinnie Colaiuta melesat saat bergabung dengan Frank Zappa pada usia 22 tahun, seorang komposer, gitaris, dan satiris Amerika terkemuka era 1960-an hingga 1980-an.

Sepanjang berkarier, Vinnie Colaiuta diakui sebagai salah satu drummer paling berpengaruh di dunia dengan memenangkan 18 penghargaan Drummer of the Year versi Modern Drummer serta masuk ke dalam Modern Drummer Hall of Fame pada 1996. Majalah tersebut bahkan menjulukinya sebagai "drummer paling penting di era modern".

Berklee College of Music memiliki rekam jejak panjang dalam memberikan gelar kehormatan kepada para musisi legendaris dunia. Sebelum perhelatan tahun ini, penghargaan serupa telah dianugerahkan kepada tokoh-tokoh besar seperti Duke Ellington, Aretha Franklin, Quincy Jones, Celine Dion, hingga John Legend.

Artikel terkait

Rekomendasi