Timnas Indonesia dipastikan masuk ke dalam Grup F Piala Asia 2027 dan harus bersiap menghadapi jadwal pertandingan yang cukup berat melawan tim-tim papan atas Asia.
Skuad asuhan John Herdman ini tergabung dalam kelompok yang kerap disebut sebagai grup neraka karena diisi oleh para raksasa sepak bola benua kuning.
Dilansir dari Suara, perjalanan Garuda di babak penyisihan akan langsung dibuka dengan tantangan terbesar melawan tim peringkat FIFA tertinggi di Asia, Jepang.
Pertandingan pembuka antara Indonesia melawan Jepang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 11 Januari mendatang sebagai ujian perdana bagi Jay Idzes dan kolega.
Laga kontra Tim Samurai Biru yang merupakan penghuni Pot 1 ini dipandang sebagai tolok ukur nyata untuk melihat level kekuatan Timnas Indonesia saat ini.
Apabila mampu mengamankan poin secara mengejutkan, hal tersebut diyakini akan mendongkrak moral pemain untuk menatap dua pertandingan sisa di fase grup.
Tugas berat tidak berhenti di situ karena pada laga kedua, Indonesia sudah ditunggu oleh tim tangguh lainnya, yakni Qatar, pada 16 Januari.
Walaupun menempati posisi di Pot 2, Qatar merupakan kesebelasan dengan reputasi mentereng sebagai juara bertahan dalam dua edisi terakhir turnamen ini.
Menghadapi generasi emas Qatar, pasukan Merah Putih diwajibkan mengincar poin demi menjaga napas dan peluang untuk melaju ke fase gugur.
Fase penyisihan grup bagi Indonesia akan ditutup dengan duel bertajuk 'Derby ASEAN' melawan rival bebuyutan mereka, Thailand, pada 20 Januari.
Pertemuan ini diprediksi akan berlangsung dengan intensitas yang sangat tinggi mengingat gengsi besar yang menyelimuti kedua tim Asia Tenggara tersebut.
Laga melawan Thailand berpotensi menjadi penentu hidup atau mati bagi aspirasi Indonesia untuk lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2027.
Kemenangan atas Thailand menjadi target mutlak bagi skuad Garuda agar bisa mengunci posisi runner-up atau setidaknya bersaing di jalur peringkat ketiga terbaik.