Kegagalan Cremonese bertahan di kasta tertinggi Liga Italia berdampak langsung pada masa depan Jamie Vardy. Striker veteran asal Inggris tersebut dikabarkan berencana untuk segera meninggalkan klub setelah La Cremo dipastikan turun kasta.
Kepastian degradasi Cremonese terjadi setelah mereka menelan kekalahan telak 1-4 dari Como 1907 pada laga penutupan Serie A musim 2025/2026 yang berlangsung Senin (25/5). Hasil buruk ini membuat Emil Audero Mulyadi dan rekan-rekannya tidak mampu mengamankan posisi untuk musim depan.
Dilansir dari Detik Sport, kekalahan pada pekan pamungkas tersebut menempatkan Cremonese di peringkat ke-18 klasemen akhir Serie A dengan perolehan 34 poin. Pasukan arahan Marco Giampaoli ini harus rela turun ke Serie B bersama dua tim lainnya, yaitu Verona dan Pisa.
Momen pahit ini menjadi pukulan beruntun bagi Jamie Vardy dalam dua tahun terakhir. Pada musim sebelumnya, penyerang berpengalaman ini juga harus merasakan kepedihan serupa saat gagal menyelamatkan Leicester City dari jurang degradasi di kompetisi Premier League.
Jamie Vardy sendiri baru bergabung dengan Cremonese pada bursa transfer musim panas 2025 dengan status bebas transfer. Sepanjang musim ini, pemain yang kini telah menginjak usia 39 tahun tersebut tercatat tampil sebanyak 29 kali dengan sumbangan 7 gol dan 3 assist.
Masa bakti Jamie Vardy bersama klub Italia tersebut dijadwalkan bakal berakhir pada 30 Juni 2026. Mengingat kondisi klub yang terdegradasi, sang striker memilih untuk tidak memperpanjang masa tinggalnya dan siap hengkang secara gratis demi memulai babak baru dalam kariernya.
Menukil laporan Daily Mail, Jamie Vardy saat ini tengah mengincar peluang untuk kembali merumput di Premier League. Mantan penggawa Timnas Inggris yang mengoleksi 200 gol dari 500 penampilan serta pernah membawa Leicester City juara pada 2016 ini merasa masih mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Inggris.