Jannik Sinner Tersingkir dari Prancis Terbuka 2026 Akibat Cuaca Panas

Jannik Sinner Tersingkir dari Prancis Terbuka 2026 Akibat Cuaca Panas

Petenis nomor satu dunia Jannik Sinner dipastikan tersingkir dari turnamen Grand Slam Prancis Terbuka 2026 setelah mengalami penurunan kondisi fisik akibat cuaca panas ekstrem di Paris pada Kamis, 28 Mei 2026.

Kekalahan dari petenis peringkat 56 dunia asal Argentina, Juan Manuel Cerundolo, menghentikan dominasi Sinner yang sebelumnya tidak terkalahkan sejak pertengahan Februari lalu.

Sinner sempat memimpin jalannya pertandingan dengan memenangi dua set awal dan unggul 5-1 pada set ketiga di lapangan Roland Garros.

Namun, kendali permainan berbalik setelah Sinner kehilangan dua giliran servis, sehingga set ketiga ditutup dengan keunggulan 7-5 untuk Cerundolo.

Masalah fisik dan penurunan fokus membuat pergerakan kaki Sinner melambat pada dua set terakhir yang berakhir dengan skor telak 6-1, 6-1 untuk kemenangan lawan.

Cerundolo memanfaatkan situasi tersebut dengan memperpanjang durasi reli dari garis belakang lapangan tanpa memaksakan pukulan berisiko tinggi.

Berdasarkan catatan performa, kelelahan fisik Sinner disinyalir terjadi akibat akumulasi jadwal padat setelah menyapu bersih kemenangan di Indian Wells, Miami, Monte Carlo, Madrid, hingga Roma.

Faktor cuaca panas ekstrem di Paris juga menjadi kendala utama bagi Sinner, yang memiliki rekam medis serupa saat mengalami kram di Shanghai 2025 dan Cincinnati 2025.

Jadwal pertandingan yang menempatkan Sinner bermain pada pukul 12.00 waktu setempat di tengah gelombang panas darurat Prancis memicu kritik terhadap pihak penyelenggara.

Tersingkirnya Sinner mengubah peta persaingan Prancis Terbuka 2026, sekaligus membuka peluang bagi Novak Djokovic, Alexander Zverev, maupun pemain non-unggulan lainnya untuk meraih gelar juara.

Artikel terkait

Rekomendasi