Pelatih tim nasional Meksiko Javier Aguirre merombak total susunan pemainnya dengan mengganti seluruh starter saat menghadapi Australia dalam laga persahabatan di Stadion Rose Bowl, Pasadena, Amerika Serikat, pada Sabtu, 30 Mei 2026 malam waktu setempat.
Dilansir dari BBC, Aguirre yang menerapkan formasi 4-2-3-1 menarik keluar sebelas pilar utamanya secara bertahap sepanjang babak kedua demi memberikan menit bermain kepada para pemain pelapis.
Pada awal babak kedua, penjaga gawang utama R. Rangel langsung digantikan oleh kiper veteran G. Ochoa, bersamaan dengan masuknya I. Reyes, C. Huerta, dan S. Gimenez di lini depan.
Gelombang pergantian pemain berlanjut pada menit ke-60 ketika Aguirre memasukkan J. Gallardo, C. Montes, É. Lira, J. Quiñones, dan G. Mora secara bersamaan untuk menyegarkan seluruh lini permainan.
Strategi eksperimen ini ditutup pada menit ke-74 dengan masuknya A. Gómez dan O. Vargas yang menggantikan sang pencetak gol Johan Vásquez serta L. Romo di sektor pertahanan dan tengah.
Laga pemanasan di hadapan sekitar 70.000 hingga 75.000 penonton tersebut menjadi audisi terakhir bagi kedua tim sebelum masing-masing pelatih mengumumkan daftar resmi 26 skuad final untuk Piala Dunia pada hari Senin mendatang.
Pertandingan ini juga diwarnai oleh dua kartu kuning yang masing-masing diterima oleh pemain bertahan Australia J. Italiano pada menit ke-32 dan pemain pengganti Meksiko C. Huerta pada menit ke-52.
Di kubu lawan, pelatih Australia Tony Popovic memilih tampil lebih konservatif dengan formasi 5-4-1 dan hanya melakukan empat pergantian pemain yang seluruhnya terjadi pada menit ke-67.
Popovic menarik keluar J. Italiano, C. Metcalfe, A. O'Neill, dan M. Leckie untuk digantikan oleh K. Trewin, N. Velupillay, P. Okon, serta A. Hrustiá.
Laga ini juga menandai kembalinya bek jangkung Harry Souttar yang tampil pertama kali sebagai starter sejak pulih dari cedera robek tendon Achilles pada November 2024, bersama Mathew Leckie dan Mohamed Toure berdasarkan laporan Fox Sports.
"Playing Mexico a couple of years ago we knew how the atmosphere was, and how loud it was, and it's going to be very much the same tomorrow night," kata Harry Souttar, bek Australia melalui canberratimes.com.au.
Pemain pertahanan tersebut merasa seluruh kerja kerasnya selama proses rehabilitasi panjang kini terbayar lunas dengan kesempatan tampil di ajang sebesar Piala Dunia.
"It gives us a great kind of knowledge going into the tournament, especially with our second game against the States, what it's going to be like against the home crowd," tambah Harry Souttar, Pemain Bertahan Australia.
Souttar menegaskan bahwa fokus utama Socceroos saat ini adalah mengeksekusi rencana permainan yang telah mereka latih selama beberapa pekan terakhir demi meredam agresivitas lawan.
"So it's going to be one that's going to benefit us, and it's going to be a great game," tutur Harry Souttar, Pemain Bertahan Australia.
Meskipun menyadari kekuatan yang dimiliki tim lawan, pemain lini belakang ini tetap optimistis bisa mengatasi tekanan di dalam lapangan.
"Obviously we know they're a good team, with a home crowd there can be that little bit of pressure, but can be an advantage as well," jelas Harry Souttar, Pemain Bertahan Australia.
Pihak Australia bertekad untuk menampilkan performa terbaik demi meredam keagresifan tim tuan rumah dan dukungan massal suporter mereka.
"From our point of view, we've just got to play our game, what we've been working with the last three, four weeks working on our game plan, and trying to quiet the crowd," ucap Harry Souttar, Pemain Bertahan Australia.
Hasrat besar untuk kembali membela negaranya di kompetisi sepak bola tertinggi antarnegara tersebut menjadi motivasi utama di balik kesembuhannya yang cepat.
"Like four years ago (in Qatar), it made it a little bit easier knowing that I've got this kind of carrot at the end of it," ujar Harry Souttar, bek Australia.
Kembalinya sang pilar pertahanan disambut positif oleh jajaran kepelatihan Australia yang melihat momentum ini sebagai suntikan moral berharga bagi organisasi lini belakang.
"This stadium is so special and the fans tomorrow and the opponent will make it feel so, so real and so close to the World Cup," kata Tony Popovic, pelatih kepala Australia.
Popovic menyatakan kehadiran Souttar di atas lapangan memberikan pengaruh masif terhadap organisasi dan stabilitas lini belakang Australia.
"So we're honoured to be here, and we want to show how good we are tomorrow," sambung Tony Popovic, Pelatih Australia.
Popovic turut memuji perkembangan kondisi fisik Souttar yang menunjukkan grafik performa mengesankan selama pemusatan latihan di Florida dan California.
"We've really seen the last probably three or four days Harry at a really, really good level, and I'm sure he will show really good signs tomorrow in the match," sebut Tony Popovic, Pelatih Australia.
Progres signifikan yang ditunjukkan oleh sang pemain bertahan membuat staf pelatih merasa sangat percaya diri menatap laga uji coba maupun turnamen resmi.
"So I'm delighted that he's gone through those steps, and I feel as though we're getting the Harry back that I remember back 15 months ago, where I only had him for basically one camp," puji Tony Popovic, Pelatih Australia.
Di sisi lain, mengenai status penyerang sayap Sassuolo, Cristian Volpato, yang baru memutuskan untuk membela Australia, Popovic memastikan sang pemain belum akan turun sebagai starter.
"Once he made a decision that he wants to represent Australia, well, now there’s a decision that we have to make," terang Tony Popovic, Pelatih Australia.
Menurut Popovic, jajaran pelatih masih memerlukan waktu untuk menyelesaikan segala berkas administrasi serta proses adaptasi sang pemain muda ke dalam tim.
"Do we go through the process? How quick can that process be? Is it worth doing now? Putting everything together, we’ve come to the conclusion that we’ll take that process further," urai Tony Popovic, Pelatih Australia.
Walau demikian, Volpato dilaporkan sudah memenuhi syarat untuk masuk ke dalam daftar susunan pemain cadangan dalam pertandingan tersebut.
"Fortunately, that's all been ticked off. He's actually eligible to play tomorrow, which he may. He may sit on the bench and come on," papar Tony Popovic, Pelatih Australia.
Sementara itu, kubu lawan enggan menganggap remeh tantangan dari Australia dan memilih bersikap realistis mengenai keuntungan bermain di kandang sendiri.
"There will definitely be a Mexican majority, but it's a good test for both," kata Javier Aguirre, pelatih kepala Meksiko.
Kekuatan kedua kesebelasan dalam laga ini juga sedikit tereduksi akibat badai cedera yang menimpa pemain pilar seperti Marcel Ruiz, Luis Malagon, Riley McGree, Hayden Matthews, Patrick Yazbek, dan Nicholas D’Agostino.
"Pertandingan Meksiko vs Australia telah menjadi topik hangat di dunia olahraga. Berikut adalah 5 dampak yang dapat dirasakan dari pertandingan ini terhadap industri olahraga." ujar Redaksi BERNAS AI.