Jay Idzes Tampil Memukau dan Jadi Jenderal Pertahanan Kokoh Sassuolo

Jay Idzes Tampil Memukau dan Jadi Jenderal Pertahanan Kokoh Sassuolo

Keputusan strategis lini manajemen Sassuolo untuk memboyong bek tengah Timnas Indonesia, Jay Idzes, pada awal musim ini membuahkan hasil positif.

Seperti dilaporkan oleh Bola, pemain lini belakang tersebut sukses menyajikan performa yang memukau. Kehadirannya membuat sektor pertahanan tim promosi ini tampil sangat kokoh sepanjang bergulirnya kompetisi kasta tertinggi sepak bola Italia.

Langkah berani manajemen memboyong pemain tersebut dari sesama klub Italia, Venezia, melibatkan mahar mencapai 8 juta euro atau sekitar Rp 164 miliar. Nilai transfer ini menjadikannya sebagai rekrutan termahal klub pada jendela transfer musim panas 2025.

Ekspektasi besar yang sempat disematkan pada pundak pemain berusia 25 tahun itu kini berhasil dijawab dengan pembuktian kualitas yang konsisten di atas lapangan hijau. Di bawah asuhan tim kepelatihan I Neroverdi, pemain keturunan Semarang tersebut langsung bertransformasi menjadi jenderal di sektor pertahanan.

Sepanjang bergulirnya kompetisi Liga Italia 2025-2026, jenderal lini belakang ini tercatat telah dipercaya tampil sebanyak 34 pertandingan domestik. Kontribusi besarnya membuat gawang tim Hitam-Hijau sejauh ini baru kebobolan sebanyak 42 gol.

Statistik impresif tersebut langsung melahirkan apresiasi tinggi dari sang pemilik klub, Giovanni Carnevali. Dirinya menyebut sang pemain baru sebagai salah satu investasi terbaik klub setelah berhasil naik kasta dari Serie B.

"Dia menjalani musim yang luar biasa, kami melakukan investasi penting, seperti yang kami lakukan dengan Fali Cande, dua pemain berkualitas," tutur Carnevali dikutip dari TuttoMercatoWeb.

Meski harus membangun kemitraan baru di jantung pertahanan bersama tandem barunya, Tarik Muharemovic, proses adaptasi sang pemain berjalan sangat kilat dan rapi.

"Idzes banyak membantu untuk memastikan kami menjalani musim yang baik secara defensif," terang Carnevali.

Melonjak Lampaui Target Awal Musim

Lebih lanjut, Giovanni Carnevali mengaku sangat bangga melihat pencapaian kolektif timnya yang mampu bersaing di papan tengah kasta tertinggi Serie A. Prestasi ini terbilang luar biasa bagi sebuah klub dengan status tim promosi.

Pencapaian kolektif ini mengungguli tim senasib lainnya seperti Pisa dan Cremonese yang justru tertahan di zona degradasi.

"Kami menjalani musim yang lebih dari sekadar baik, kami meraih hasil yang sangat bagus, kami berharap dapat mengakhiri musim dengan sebaik mungkin," pungkasnya.

Saat ini, klub yang berbasis di Modena tersebut kokoh menempati posisi ke-11 klasemen sementara dengan perolehan 49 poin dari 37 laga yang sudah dimainkan.

Artikel terkait

Rekomendasi