Jean-Philippe Mateta Isyaratkan Tinggalkan Crystal Palace Menuju Serie A

Jean-Philippe Mateta Isyaratkan Tinggalkan Crystal Palace Menuju Serie A

Penyerang Crystal Palace Jean-Philippe Mateta mengisyaratkan bakal meninggalkan klub Liga Inggris tersebut pada bursa transfer musim panas setelah sempat gagal pindah ke AC Milan pada Januari lalu.

Pemain asal Prancis itu kini enggan memperpanjang kontraknya di Selhurst Park yang menyisakan satu tahun lagi, dengan prioritas utama pindah ke kompetisi Serie A Italia. Dilansir dari CaughtOffside dan Gooner Daily, minat dari AC Milan kembali muncul menjelang musim panas, meskipun perubahan manajemen setelah kepergian pelatih Massimiliano Allegri dapat mempersulit negosiasi. Selain AC Milan, Nottingham Forest juga dilaporkan masih memantau situasi sang penyerang.

Sebelumnya, proses transfer Mateta senilai 30 juta poundsterling ke AC Milan mendadak batal pada hari terakhir bursa transfer Januari akibat tidak lolos tes medis terkait cedera lutut. Di sisi internal AC Milan, jurnalis senior Italia Gianluca Di Marzio mengungkap adanya kebingungan proses perekrutan. Manajemen Rossoneri awalnya memberi tahu direktur olahraga Igli Tare bahwa klub tidak memiliki dana sehingga memilih meminjam Niclas Fullkrug dari West Ham United. Namun, menjelang penutupan bursa, mendadak tersedia dana 35 juta euro untuk mengejar Mateta tanpa koordinasi jelas yang memicu ketegangan internal.

Meskipun batal pindah dan sempat mendapat cemoohan suporter, Mateta berhasil bangkit dengan mencetak 15 gol musim ini serta membawa Palace menembus final Conference League melawan Rayo Vallecano pada Rabu, 27 Mei 2026. Performa impresif ini membuat nilainya melonjak dan mengantarkannya masuk ke skuad tim nasional Prancis untuk Piala Dunia.

Jurnalis olahraga Nicolo Schira mengungkapkan lewat SempreMilan mengenai ketertarikan klub raksasa Italia tersebut yang masih bertahan hingga saat ini.

"Milan masih tertarik pada striker Crystal Palace Jean-Philippe Mateta, yang tinggal selangkah lagi menandatangani kontrak dengan Milan selama jendela transfer musim dingin. Pemain Prancis itu tampaknya siap meninggalkan CPFC setelah Piala Dunia dan Rossoneri berada di jendela tersebut," kata Nicolo Schira, jurnalis olahraga.

Kegagalan transfer pada Januari lalu diakui Mateta sebagai periode penuh tekanan, terutama karena ia harus bersaing dengan penyerang baru Jorgen Strand Larsen setelah memutuskan untuk tidak menjalani operasi lutut.

"Itu tidak mudah," jelas Jean-Philippe Mateta, penyerang Crystal Palace.

Pemain berusia 28 tahun itu menambahkan bahwa ada banyak tahapan berat yang harus dilalui setelah batalnya kesepakatan dengan klub asal Milan tersebut.

"Itu adalah banyak pekerjaan. Saya bekerja dengan beberapa orang cantik yang membantu saya. Anda hanya harus percaya pada diri sendiri. Ada banyak fase. Saya cedera lalu saya mengalami hal itu dengan Milan," ujar Jean-Philippe Mateta, penyerang Crystal Palace.

Setelah mengetahui kepindahan tersebut batal, fokusnya langsung dialihkan untuk mempercepat proses pemulihan fisik demi kembali merumput bersama skuad The Eagles.

"Setelah saya berpikir, saya akan menjalani operasi, tetapi then tidak ada operasi. Setelah itu, saya harus kembali. Saya hanya realistis. Ketika saya tahu itu berakhir dengan Milan, saya tahu saya harus kembali," kata Jean-Philippe Mateta, penyerang Crystal Palace.

Kembalinya kebugaran fisik pada bulan Maret langsung diikuti dengan torehan gol yang konsisten, yang kemudian menarik perhatian pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps.

"Ketika tidak ada operasi, saya tahu saya harus kembali lebih awal di kepala saya dan bekerja keras. Ada striker baru, jadi ada persaingan. Ini hanya sepak bola. Saya bukan yang pertama mengalami ini dan saya tidak akan menjadi yang terakhir. Saya suka tekanan. Saya suka orang-orang berpikir ini sudah selesai padahal belum," tegas Jean-Philippe Mateta, penyerang Crystal Palace.

Pemanggilan ke skuad Les Bleus untuk ajang Piala Dunia menjadi pencapaian besar bagi pemain yang baru mencatatkan debut internasionalnya pada Oktober 2025 itu.

"Ini berarti banyak hal," aku Jean-Philippe Mateta, penyerang Crystal Palace.

Dirinya pun mengungkapkan rasa bangganya bisa bergabung dengan rekan-rekan senegaranya dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut setelah mendapat pujian dari Thierry Henry yang menyebutnya memiliki karakter luar biasa.

"Saya tidak punya kata-kata. Ini adalah mimpi. Semua orang bermimpi bermain di Piala Dunia dan mereka memanggil saya. Saya berharap kami pergi ke sana untuk menang," tutur Jean-Philippe Mateta, penyerang Crystal Palace.

Mateta memungkasi pernyataannya dengan menegaskan komitmennya untuk terus mempertahankan performa terbaiknya di atas lapangan.

"Saya sangat bangga. Setelah semua hal ini, saya mendapat panggilan untuk Prancis – tim nasional terbaik di dunia. Ini sangat berarti bagi saya. Saya tidak akan berhenti bekerja keras," ucap Jean-Philippe Mateta, penyerang Crystal Palace.

Manajemen Crystal Palace dilaporkan siap mempertimbangkan tawaran yang masuk pada bursa transfer mendatang, terlebih mereka juga memiliki opsi untuk mempermanenkan status pemain pinjaman Evan Guessand dari Aston Villa.

Artikel terkait

Rekomendasi