Joan Mir Putuskan Hengkang dari Honda Akhir Musim 2026

Joan Mir Putuskan Hengkang dari Honda Akhir Musim 2026

Pebalap utama asal Mallorca, Joan Mir, secara resmi mengambil keputusan untuk menyudahi kerja sama dengan tim pabrikan Honda pada akhir kompetisi musim 2026. Langkah besar dari mantan juara dunia MotoGP 2020 tersebut dilaporkan diambil jauh sebelum gelaran MotoGP Catalunya 2026 berlangsung.

Pengunduran diri ini dilansir dari Detik Oto yang mengutip laporan Crash mengenai kepastian masa depan sang pebalap. Hubungan kerja antara kedua belah pihak dipastikan bakal berakhir total tanpa terpengaruh oleh performa balapan di sisa musim ini.

Keraguan mengenai masa depan sang pebalap akhirnya terjawab melalui penegasan langsung terkait komitmennya untuk segera mencari tantangan baru di luar pabrikan Jepang tersebut.

"Pastinya saya tahu kemampuan balap saya dan apa yang bisa saya lakukan dengan motor ini," ujar Joan Mir.

Rencana kepindahan ini sejatinya sudah dirancang oleh sang pebalap sejak beberapa bulan sebelumnya ketika mengevaluasi performa kendaraan yang ditungganginya.

"Di Jerez (April), saya sudah memutuskan bahwa saya ingin pindah dari sini (Honda), dan dalam waktu dekat kalian akan segera tahu ke mana saya akan pergi," tegas Joan Mir.

Keputusan krusial ini memicu rumor kuat di garasi HRC mengenai kedatangan Fabio Quartararo yang dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk mengisi kursi pebalap musim 2027. Di sisi lain, pelabuhan baru untuk karier balap Mir musim depan masih belum diumumkan secara resmi oleh tim barunya.

"Tidak peduli bagaimana hasil musim ini, keputusan akhir sudah diambil dan selesai," tambah Joan Mir.

Rekam jejak prestasi Mir selama memperkuat pabrikan Jepang ini mencatatkan finis terbaik di posisi ketiga pada GP Jepang dan GP Malaysia tahun 2025. Perjalanan kariernya di musim 2026 diwarnai nasib buruk akibat regulasi teknis.

Pada balapan MotoGP Catalunya 2026, Mir sebenarnya berhasil menyentuh garis finis di posisi kedua di lintasan Montmelo. Namun, torehan podium tersebut dibatalkan setelah race direction menjatuhkan hukuman penalti waktu 16 detik akibat pelanggaran regulasi tekanan ban.

Sanksi tersebut merosotkan posisi finis Mir ke peringkat 13. Akibat hukuman penalti yang menimpa Honda, Francesco 'Pecco' Bagnaia dari tim Ducati Lenovo yang finis di belakang Mir otomatis naik ke podium ketiga.

Artikel terkait

Rekomendasi