Petenis muda asal Brasil Joao Fonseca mencetak sejarah besar setelah menundukkan unggulan utama Novak Djokovic pada babak ketiga turnamen Grand Slam Roland Garros 2026 di Paris, Prancis, Jumat, 29 Mei 2026. Kemenangan epik ini membawa atlet berusia 19 tahun tersebut melaju ke babak 16 besar untuk pertama kalinya.
Dilansir dari media lokal Lance!, O Globo, dan Terra, Fonseca mencatatkan kebangkitan luar biasa setelah sempat tertinggal dua set awal dari petenis nomor empat dunia tersebut. Laga sengit di lapangan Philippe Chatrier ini berakhir dengan keunggulan Fonseca lewat skor 4-6, 4-6, 6-3, 7-5, dan 7-5.
Data statistik pertandingan dari Terra menunjukkan dominasi servis Fonseca yang mencatatkan kecepatan pukulan tertinggi hingga 220 km/jam, berbanding 205 km/jam milik Djokovic. Kendati kalah dalam jumlah poin kemenangan langsung atau winners dengan 68 berbanding 70, Fonseca tampil lebih efisien dalam mengamankan poin-poin krusial.
| Metrik Pertandingan | Joao Fonseca | Novak Djokovic |
|---|---|---|
| Skor Akhir Set | 3 | 2 |
| Kecepatan Saque Tercepat | 220 km/jam | 205 km/jam |
| Pukulan Winners | 68 | 70 |
| Kesalahan Sendiri (Unforced Errors) | 47 | 39 |
Kekalahan ini memicu spekulasi mengenai masa depan Djokovic di turnamen tanah liat tersebut setelah performa impresif sang rival belia. Mantan petenis nomor satu dunia berusia 39 tahun itu secara terbuka memberikan apresiasi tinggi atas ketangguhan mental yang ditunjukkan oleh Fonseca.
"Encontrou golpes e linhas impressionantes. Foi simplesmente incrível da parte dele", kata Novak Djokovic.
Pascapertandingan bersejarah ini, O Globo melaporkan bahwa Roland Garros 2026 dipenuhi kejutan seiring tumbangnya sejumlah bintang besar termasuk Jannik Sinner. Pada babak oitavas de final atau 16 besar, Joao Fonseca dijadwalkan bakal berhadapan dengan pemenang laga antara petenis Norwegia Casper Ruud dan atlet Amerika Serikat Tommy Paul.