Petenis remaja asal Brasil, Joao Fonseca, menembus babak 16 besar turnamen Grand Slam Roland Garros 2026 setelah menundukkan unggulan utama Novak Djokovic di Paris, Prancis, pada Jumat, 29 Mei 2026.
Kemenangan epik lewat kedudukan 3-2 tersebut menjadi momen pertama kalinya bagi petenis berusia 19 tahun itu mencapai babak keempat di Roland Garros sekaligus memecahkan rekor sebagai petenis Brasil pertama yang mengalahkan Djokovic di turnamen ATP.
Media lokal Lance! melaporkan bahwa Fonseca sempat kehilangan dua set awal dengan skor kembar 4-6 akibat gugup di lapangan Philippe Chatrier sebelum akhirnya bangkit merebut tiga set berikutnya.
Kebangkitan Fonseca dimulai pada set ketiga saat ia mengamankan break point dalam game berdurasi delapan menit untuk memimpin 3-0 dan menutupnya dengan dua ace beruntun.
Set keempat yang berlangsung ketat selama 84 minutes berhasil diamankan Fonseca, sebelum petenis carioca ini mengunci kemenangan di set penentu dengan skor 7-5 selama 53 menit lewat sebuah ace.
Keberhasilan ini memicu reaksi luas di platform media sosial X, di mana para penggemar tenis mulai menyandingkan Fonseca dengan Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner sebagai generasi baru yang akan mendominasi.
"Agora sou fã de João Fonseca para sempre." kata Hal.
Narasi serupa juga dilontarkan oleh penonton asal Italia yang menilai performa Fonseca di lapangan legendaris tersebut sebagai tanda beralihnya tongkat estafet generasi emas tenis.
"Senhoras e senhores, hoje houve uma passagem de bastão que se culminou com os últimos três ases: João Fonseca é uma superestrela. O mundo do tennis encontrou o terceiro violino ao lado de Sinner e Alcaraz." ujar Nunzio Corrasco.
Apresiasi terhadap daya juang petenis muda ini juga datang dari pendukung Inggris yang melihat potensi besar sang pemain di level Grand Slam.
"Que pena para o Djokovic. Mas todo o meu respeito ao João Fonseca. O único da nova geração, além do Sinner e do Alcaraz, que parece ter nível para um Grand Slam. Espero que ele vá lá e vença." tutur Harry.
Kondisi fisik Fonseca yang tetap prima setelah melewati laga-laga panjang menguatkan opini publik mengenai terciptanya kelompok penguasa baru di masa depan.
"Fonseca dosent even look tired after going through 2 absolute wars this dude is gonna be the 3rd member of the new big 3 alcaraz,sinner,and now João" sebut Clutch.
Penggemar tenis lainnya memprediksi bahwa persaingan trio baru ini akan berlangsung dalam jangka waktu yang sangat panjang.
"Carlos Alcaraz Jannik Sinner Joao Fonseca The next big 3 to rule Tennis for another 15-20 years" ucap Pragadeesh.
Surat kabar internasional seperti The Guardian dan BBC turut menyoroti hasil ini sebagai pencapaian mengejutkan yang memastikan Roland Garros 2026 akan melahirkan juara baru Grand Slam setelah gugurnya Djokovic.
Dilansir dari media Omelete, Fonseca kini menunggu pemenang laga antara Casper Ruud dan Tommy Paul untuk dihadapi pada babak perdelapan final yang dijadwalkan berlangsung Senin, 1 Juni 2026.