Joao Pedro Coret dari Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026

Joao Pedro Coret dari Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026

Keluarga Joao Pedro terekam kamera mengalami momen emosional saat pengumuman skuad final Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026 pada Selasa (19/5/2026) dini hari WIB.

Dilansir dari Bola, sebuah video di media sosial memperlihatkan momen haru ketika nama sang pemain dipastikan absen dari daftar pilihan Selecao.

Kerabat serta rekan-rekan Joao Pedro awalnya berkumpul di satu ruangan untuk menyaksikan siaran langsung pemanggilan pemain oleh pelatih Carlo Ancelotti.

Harapan mereka pupus setelah pelatih asal Italia tersebut menyebut nama Neymar sebagai slot penyerang terakhir, yang seketika mengubah suasana ruangan menjadi penuh kesedihan.

Keputusan melepas Joao Pedro terhitung mengejutkan mengingat performa impresif sang penyerang bersama Chelsea yang sukses membukukan 20 gol semusim, dengan 15 gol di antaranya tercipta di ajang Premier League.

Carlo Ancelotti lebih memilih barisan penyerang lain seperti Vinicius Jr, Raphinha, Matheus Cunha, Luiz Henrique, Gabriel Martinelli, Neymar, Endrick, Rayan, dan Igor Thiago.

Juru taktik tersebut mengaku bersimpati atas situasi ini, namun menegaskan bahwa pencoretan dilakukan murni demi keselarasan strategi tim.

“Ada karakteristik individu para pemain,” kata Ancelotti dalam konferensi persnya dikutip dari Sportbible.

“Jelas, kami sedih untuk Joao Pedro, karena untuk musim yang dia jalani di Eropa, dia mungkin pantas berada di daftar ini.”

“Sayangnya, dengan kesadaran penuh, rasa hormat yang sebesar-besarnya, dan kompetensi yang sebesar-besarnya, kami memilih pemain lain. Kami menyesal untuk Joao Pedro, seperti juga untuk semua orang lainnya.”

Pernyataan Sikap Joao Pedro

Pasca pengumuman pahit tersebut, Joao Pedro langsung memberikan pernyataan resmi melalui unggahan media sosial Instagram pribadinya.

Mantan penggawa Brighton ini memilih untuk berbesar hati dan menegaskan komitmennya untuk tidak patah semangat menghadapi kenyataan tersebut.

“Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik,” tulisnya di Instagram Story-nya.

“Sayangnya, impian untuk mewakili negara saya di Piala Dunia tidak dapat terwujud, tetapi saya tetap tenang dan fokus, seperti yang selalu saya coba lakukan.”

Pemain lini depan Chelsea tersebut kini mengalihkan fokusnya untuk memberikan dukungan moral penuh kepada rekan-rekannya yang berangkat bertanding.

“Kegembiraan dan kekecewaan adalah bagian dari sepak bola."

“Mulai sekarang, saya berharap semoga sukses untuk semua orang yang ada di sana dan saya akan menjadi penggemar biasa yang mendukung mereka untuk membawa pulang gelar keenam,” tutupnya.

Artikel terkait

Rekomendasi