Penyerang Chelsea asal Brasil, Joao Pedro, mengungkapkan ambisinya untuk menyamai kualitas Harry Kane sebagai salah satu ujung tombak paling konsisten di dunia saat ini. Pedro yang baru bergabung dengan klub London Barat tersebut pada musim panas lalu kini menjadikan Kane sebagai referensi utama dalam mengembangkan kemampuannya di lini depan.
Harry Kane menunjukkan ketajaman luar biasa dengan koleksi 140 gol dari 145 pertandingan selama tiga musim di Bayern Munich, melengkapi catatan total 420 gol sepanjang karier profesionalnya. Statistik impresif pemain berusia 32 tahun tersebut menjadi alasan kuat bagi Joao Pedro untuk mempelajari gaya bermain mantan kapten Tottenham Hotspur tersebut.
Dilansir dari Detik Sport, Joao Pedro telah membukukan 20 gol dan sembilan assist dalam 40 laga bersama Chelsea di berbagai kompetisi setelah didatangkan dari Brighton. Meskipun memiliki catatan yang cukup baik, pemain tim nasional Brasil tersebut merasa masih perlu banyak belajar dari para penyerang elit Eropa.
"Sekarang, aku sangat menyukai Kane dan Lewandowski. Aku lebih mengikuti Kane karena Premier League dan aku mengambil banyak inspirasi dari dia," ucap Joao Pedro kepada TNT Sports and Lance.
Keinginan Pedro untuk mencontoh Kane bukan tanpa alasan, mengingat ia sering berhadapan langsung di lapangan hijau sebelum Kane memutuskan pindah ke Bundesliga. Kesempatan bertanding melawan sang idola dimanfaatkan Pedro untuk mengamati detail pergerakan Kane secara seksama.
"Ketika aku bermain melawan Kane, aku sangat memperhatikan dia. Kami juga bertukar kaus. Dia itu seorang pemain yang kukagumi dan kuharap bisa mencapai levelnya," dia menambahkan.
Joao Pedro kini fokus membawa Chelsea menyelesaikan musim 2025/2026 dengan hasil maksimal melalui dua pertandingan tersisa di Liga Inggris. Selain itu, ia memiliki tugas berat untuk memimpin lini serang The Blues saat berhadapan dengan Manchester City pada partai final Piala FA mendatang.