Bek Brighton & Hove Albion, Joel Veltman, dilaporkan memilih untuk kembali ke Ajax Amsterdam dan menolak tawaran dari PSV Eindhoven menjelang bursa transfer musim panas 2026. Keputusan pemain berusia 34 tahun ini membuka peluang dirinya berada dalam satu tim dengan kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes.
Kabar mengenai masa depan pemain berdarah Indonesia tersebut dikonfirmasi oleh Maarten Vledder alias Kokkie melalui podcast Kale & Kokkie. Dilansir dari tvOnenews.com pada Sabtu (9/5), Kokkie membantah rumor kepindahan Veltman ke PSV setelah berkomunikasi langsung dengan sang pemain.
"Saya menelepon Joel sebentar, bertanya kepadanya, dan berbicara dengannya. Selalu ada rumor, tetapi sama sekali belum ada apa-apa," ujar Kokkie.
Veltman yang kontraknya di Liga Inggris segera berakhir akan segera berstatus bebas transfer. Kokkie menegaskan bahwa bek tersebut memiliki prioritas utama untuk melanjutkan karier di Belanda bersama klub lamanya.
"Ada satu klub yang paling ingin dituju Joël, dan itu adalah Ajax," tegas Kokkie.
Kokkie menambahkan bahwa kehadiran pemain senior sangat dibutuhkan untuk membimbing skuad De Godenzonen saat ini. Hal tersebut menjadi sorotan di tengah berbagai kritik yang menerpa beberapa pemain veteran di tim tersebut.
"Anda membutuhkan orang-orang berpengalaman sekarang. Saat ini kita mendapatkan seratus ribu orang yang bukan penggemar berat Veltman dan (Daley, red.) Blind, tetapi Anda membutuhkan beberapa pemain berpengalaman dalam tim itu. Saya sangat ingin melihatnya kembali," katanya.
Mantan asisten pelatih Ajax, Hedwiges Maduro, turut memberikan dukungan atas rencana kembalinya Veltman ke Amsterdam. Maduro menilai pengalaman bermain di kompetisi level tinggi seperti Liga Inggris menjaga kualitas sang bek tetap kompetitif.
"Dia banyak bermain di Brighton dalam beberapa musim terakhir," Maduro menegaskan.
Menurut Maduro, pemain dengan jam terbang tinggi tidak akan menemui kendala berarti untuk beradaptasi kembali dengan atmosfer Eredivisie. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kematangan bermain dan intensitas pertandingan yang konsisten.
"Anda membutuhkan pemain berpengalaman, tetapi mereka juga perlu banyak bermain. Kemudian mereka akan bermain dengan sangat mudah di Eredivisie," ucapnya.
Veltman tercatat memiliki 28 penampilan bersama Timnas Belanda senior sehingga dipastikan tidak dapat membela Timnas Indonesia meski memiliki garis keturunan Nusantara. Kepulangannya ke Ajax diprediksi menjadi momentum untuk mengakhiri karier profesional di klub yang membesarkan namanya.