Timnas Indonesia bersiap menghadapi tantangan besar dalam turnamen Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Skuad Garuda dipastikan masuk ke dalam Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang babak kualifikasi antara Brunei Darussalam dan Timor Leste.
Meskipun masyarakat menaruh harapan yang tinggi, pelatih John Herdman memilih menerapkan pendekatan yang tenang dan bersikap realistis demi menjaga performa tim.
Seperti dikutip dari Suara, juru taktik tersebut menekankan bahwa target utama saat ini bukanlah langsung meraih gelar juara, melainkan menyelesaikan tiap laga secara maksimal.
"Satu pertandingan demi satu pertandingan," kata John Herdman kepada awak media di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
"Menurut saya, kalau anda terlalu fokus pada hasil akhir, anda akan kehilangan esensi prosesnya dan terbawa kebisingan di luar," jelasnya.
Arsitek strategi berkebangsaan Inggris ini mengaku memetik pelajaran berharga sewaktu berhasil meloloskan Timnas Kanada ke putaran final Piala Dunia FIFA 2022.
Bagi Herdman, sebuah pencapaian yang masif tidak dapat diraih secara instan, melainkan lewat konsistensi yang terjaga di setiap jalannya kompetisi.
"Saat saya menjalani kualifikasi Piala Dunia bersama Kanada, kami memiliki 17 pertandingan untuk lolos (ke Piala Dunia). Tak sekali pun kami memandang puncak gunung," jelasnya.
"Di awal, kami saling meyakinkan bahwa kami bisa melakukannya, kami berkomitmen pada sejumlah poin yang menurut kami perlu diraih. Itu adalah kali terakhir kami membicarakannya," tambahnya.
Melalui penerapan komitmen bersama tersebut, anak asuhnya dahulu mampu bertanding tanpa terbebani oleh target akhir yang masif di ujung turnamen.
Metode itu terbukti membuahkan hasil positif lantaran Kanada berhasil kembali menembus panggung Piala Dunia setelah menunggu selama hampir 40 tahun.
Kini, skema pemikiran serupa diwujudkan Herdman bersama Timnas Indonesia agar proses yang berjalan secara benar mampu menghasilkan prestasi optimal.
"Fokusnya adalah satu lawan tiap pertandingan. Siapa lawan di pertandingan pertama? Kami belum tahu," kata pelatih kelahiran Inggris itu.
Dirinya tetap menaruh rasa optimis bahwa para punggawa Skuad Garuda bakal mengerahkan seluruh kemampuan terbaik demi memperbesar peluang lolos ke fase berikutnya.
"Saya tidak ingin berbicara bahwa kami akan memenangkan turnamen ini. Jika kami menjalani proses dengan benar dan memiliki mentalitas yang tepat, hasilnya akan datang dengan sendirinya," pungkasnya.