John Herdman Fokus Orbitkan Pemain Muda di Timnas Indonesia

John Herdman Fokus Orbitkan Pemain Muda di Timnas Indonesia

Kebijakan regenerasi ketat diterapkan oleh pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, yang secara terbuka menolak memantau pemain senior berusia 28 hingga 36 tahun di Super League demi memberikan panggung luas bagi para pesepak bola muda skuad Garuda di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Langkah berani arsitek taktik asal Inggris tersebut sudah diimplementasikan saat memimpin Timnas Indonesia dalam ajang FIFA Series 2026. Melalui turnamen tersebut, sejumlah nama baru seperti Donny Tri Pamungkas diberikan kesempatan melakoni debut di tim senior bersama dengan bek muda lainnya, Elkan Baggott.

Rekam jejak John Herdman dalam mengorbitkan talenta muda berbakat memang sudah teruji sejak dirinya masih menangani Timnas Kanada. Pada masa kepemimpinannya di sana, ia sukses memoles dan melejitkan nama-nama besar yang kini berkarier di Eropa seperti Alphonso Davies, Jonathan David, hingga Tajon Buchanan.

"Saya tidak memantau pemain berusia 28 hingga 36 tahun meski mereka menawarkan sesuatu yang menarik," kata John Herdman kepada ANTARA.

Pernyataan tersebut mempertegas komitmen sang pelatih yang lebih memilih menyisir potensi para pemain generasi baru untuk prospek jangka panjang skuad Garuda.

"Saya begitu tertarik dengan talenta muda ini. Seperti yang anda bilang tadi, Doni Tri adalah salah satu contoh yang menarik perhatian dalam pemusatan latihan terakhir," tambah John Herdman.

Sinyal kepercayaan tinggi terhadap para pemain muda ini diproyeksikan akan terus berlanjut hingga kompetisi Piala AFF 2026 mendatang. John Herdman berencana mempercepat proses pematangan mental bertanding para pemain belia agar memiliki jam terbang yang cukup di level internasional.

"Kami ingin mengakselerasi pemain muda untuk mendapatkan jam terbang seperti (Alfahrezzi) Buffon, pemain berusia 19 tahun yang mendapatkan banyak menit bermain bersama Borneo FC yang berkompetisi di kasta tertinggi liga," tutur John Herdman.

Manajemen menit bermain di level klub domestik menjadi salah satu tolok ukur penting bagi tim pelatih dalam memilih pemain ke tim nasional.

"Pemain seperti itu membutuhkan banyak kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya di standar tinggi. Dan sebagai pelatih, saya punya komitmen terhadapnya," sambung John Herdman.

Artikel terkait

Rekomendasi