Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memandang positif hasil pengundian grup Piala Asia 2027 yang menempatkan skuad Garuda bersama Jepang, Qatar, dan Thailand di Grup F pada Sabtu (9/5/2026). Meskipun berada di grup berat, Herdman menilai tantangan di Diriyah, Arab Saudi tersebut merupakan momentum penting bagi perkembangan tim.
Indonesia yang menempati Pot 4 dalam undian berdasarkan peringkat FIFA per 1 April 2026 akan menghadapi lawan-lawan tangguh. Jepang saat ini merupakan tim Asia dengan peringkat dunia tertinggi di posisi ke-18, sementara Qatar berstatus sebagai juara bertahan dua edisi terakhir.
"Saya pikir hasil drawing ini memberikan kita peluang besar untuk mengambil langkah berikutnya," ujar Herdman, dalam rekaman suara yang diterima Kompas.com.
Mantan pelatih Kanada tersebut menegaskan bahwa kompetisi melawan tim-tim besar Asia merupakan bagian dari proses panjang menuju Piala Dunia 2030. Ia melihat status underdog sebagai kesempatan untuk menguji kualitas pemain di level tertinggi Benua Kuning.
"Kita akan menghadapi tim terbaik di AFC, kemudian menghadapi peserta Piala Dunia seperti Qatar, dan juga salah satu rival terbesar kita, Thailand," kata Herdman.
Pelatih berusia 50 tahun itu menyadari bahwa setiap grup dalam turnamen yang diikuti 24 negara terbaik di Asia ini tidak ada yang mudah. Herdman meminta skuadnya untuk tidak gentar meskipun harus bertemu Thailand yang memegang rekor tujuh gelar juara di level Asia Tenggara.
"Fase grup ini akan sangat kompetitif bagi Indonesia. Ini akan menjadi tantangan besar, tetapi juga peluang besar bagi kami untuk terus berkembang sebagai negara dan menunjukkan kepada para pendukung bahwa kami berada di jalur tepat menuju Piala Dunia 2030," ujar Herdman.
Herdman menambahkan bahwa tim pelatih akan menyiapkan strategi khusus yang berbeda untuk setiap lawan di fase grup. Penguasaan mentalitas yang tepat disebut sebagai kunci utama dalam menghadapi tekanan di kejuaraan yang berlangsung di Arab Saudi tahun depan tersebut.
"Banyak orang mungkin melihat ini sebagai grup yang sulit. Tetapi di level AFC seperti ini, setiap grup memang sulit," kata Herdman.
Penekanan pada mentalitas bertanding menjadi fokus utama Herdman demi mengulang pencapaian edisi sebelumnya saat Indonesia lolos ke babak 16 besar. Ia menargetkan anak asuhnya mampu menampilkan performa maksimal saat bersua Qatar dan membawa gairah tinggi ketika melawan Thailand.
"Yang terpenting bagi kita adalah melihat peluang yang ada ketika menghadapi tim papan atas seperti Jepang dan menikmati status underdog dalam pertandingan tersebut," tutur Herdman.
Persiapan teknis akan terus dimatangkan menjelang jadwal pertandingan resmi di delapan stadion yang tersebar di wilayah Riyadh, Jeddah, dan Khobar. Herdman menginginkan para pemain fokus sepenuhnya pada satu demi satu laga yang dihadapi tanpa terbebani target besar di awal.
"Kami juga harus mampu mengeluarkan versi terbaik dari diri kami saat menghadapi Qatar, lalu membawa semangat juang, determinasi, dan gairah yang dibutuhkan untuk menghadapi tim seperti Thailand," ujar Herdman.
Herdman optimistis bahwa pendekatan satu langkah demi satu langkah akan mempermudah tim dalam mengelola tekanan di lapangan. Baginya, turnamen ini adalah panggung pembuktian bagi Indonesia yang sedang membangun kekuatan baru di peta sepak bola internasional.
"Setiap pertandingan memiliki tantangan uniknya sendiri. Akan ada mentalitas berbeda yang dibutuhkan untuk menjalani setiap laga dan kita harus melangkah satu laga demi satu laga," tutur Herdman.
Sebagai penutup, ia kembali menegaskan bahwa perspektif positif sangat dibutuhkan oleh seluruh anggota tim dan pendukung setia Merah Putih. Piala Asia 2027 dijadwalkan akan mulai bergulir pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027 mendatang.
"Ketimbang melihat ini sebagai tantangan besar, saya melihatnya sebagai peluang besar," kata Herdman.