Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai menyusun proyek besar jangka panjang demi masa depan sepak bola tanah air. Juru taktik berkebangsaan Inggris tersebut berambisi memunculkan generasi emas Garuda yang dihuni oleh pemain-pemain muda berkelas dunia.
Proyek strategis ini disiapkan untuk membidik sasaran utama lolos ke Piala Dunia 2030. Fokus perbaikan tidak hanya tertuju pada skuad senior, melainkan menyentuh pembenahan sistem pembinaan usia dini serta perluasan pemantauan bakat potensial.
Langkah pencarian talenta dilakukan secara menyeluruh lewat kompetisi domestik maupun jalur diaspora Indonesia di luar negeri. Regenerasi dinilai menjadi aspek krusial agar Indonesia bisa bersaing di tingkat Asia hingga pentas global.
Herdman menegaskan perlunya fondasi kokoh sejak usia belia, berkaca dari pengalamannya saat membangun kekuatan Timnas Kanada. Hal itu ia sampaikan dalam sebuah tayangan yang dikutip dari Suara melalui kanal YouTube Antara.
“Menurut saya ini generasi yang sangat menarik. Hal terpenting dalam membangun sebuah tim adalah memahami timnas ini ingin dibawa ke mana pada tahun 2030,” kata John Herdman.
Ia membagikan pengalamannya ketika mengorbitkan deretan pemain muda Kanada hingga mampu menembus kompetisi elite di Eropa. Beberapa nama yang sukses di bawah arahannya antara lain Jonathan David dan Tajon Buchanan.
“Tajon Buchanan misalnya, yang sekarang bermain di level top Eropa, dulu bahkan belum masuk daftar. Jonathan David juga begitu,” jelasnya.
Pelatih berumur 50 tahun itu menekankan bahwa pemantauan harus berjalan sejak dini agar potensi sang pemain dapat diasah lebih cepat.
“Kita harus melihat pemain usia 15 tahun,” ucap Herdman.
Guna mewujudkan hal tersebut, ia menggarisbawahi pentingnya sinergi lintas sektor yang melibatkan pelatih, direktur teknik, hingga tim pemandu bakat demi membangun pilar masa depan sepak bola nasional.
“Pemain seperti itu perlu diberi kesempatan sekarang juga untuk menunjukkan kualitasnya di level lebih tinggi,” jelasnya.
Saat ini, pemantauan terhadap bakat-bakat muda Indonesia di luar negeri terus berjalan. Herdman mengonfirmasi ada sejumlah pemain potensial yang sedang diawasi perkembangannya di Jerman dan Belanda.
“Ada pemain muda di Jerman yang kami pantau. Ada juga dua pemain di Belanda,” tutupnya.