Persiapan matang mulai dilakukan oleh pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dalam membangun fondasi skuad terbaik menjelang Piala Asia 2027. Di tengah besarnya perhatian publik terhadap para pemain keturunan yang merumput di Eropa, ia memberikan penegasan penting mengenai komposisi tim.
Seperti dikutip dari Suara, John Herdman menyatakan bahwa tidak ada jaminan tempat bagi para pemain diaspora untuk langsung masuk ke dalam Skuad Garuda. Timnas Indonesia sendiri dipastikan masuk ke dalam Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand pada putaran final yang bakal digelar di Arab Saudi pada Januari-Februari 2027.
Mantan arsitek timnas Kanada tersebut menjelaskan bahwa seluruh pesepak bola, baik yang berkompetisi di dalam negeri maupun di luar negeri, wajib melewati proses evaluasi yang sama sebelum dinyatakan layak memperkuat tim nasional.
"Untuk menilai kumpulan pemain Eropa, kumpulan diaspora, karena tidak ada jaminan bahwa pemain-pemain itu akan terpilih hanya karena mereka bermain di liga di luar Indonesia," kata John Herdman dilansir dari YouTube Antara.
Langkah ini diambil karena John Herdman bertekad untuk menciptakan keseimbangan yang ideal di dalam tubuh Timnas Indonesia. Ia mengamati adanya kelebihan tersendiri dari pemain lokal yang punya determinasi tinggi saat membela negara, sementara pemain diaspora membawa keunggulan dari sisi pemahaman taktik hasil gemblengan kompetisi elite Eropa seperti Serie A dan Bundesliga.
"Saya ingin perpaduan orang-orang yang mau mati untuk negara ini, yang menurut saya dibawa oleh pemain domestik, bersama dengan pemain yang memiliki kecerdasan taktik dari kelompok diaspora yang bermain di Serie A atau Bundesliga," jelasnya.
Penyatuan dua elemen karakter yang berbeda tersebut dinilai sangat krusial agar Skuad Garuda tampil lebih kompetitif di panggung Asia. John Herdman menginginkan anak asuhnya memiliki kapasitas mumpuni untuk mengontrol permainan, terutama saat bersua tim-tim dari kawasan Timur Tengah.
"Jadi, bagi saya, ada penilaian terhadap kedua kelompok tersebut. Ada upaya menemukan cara untuk menang dan mendominasi tim-tim Timur Tengah," ucap John Herdman.
Selain mematangkan strategi untuk Piala Asia 2027, sang pelatih juga memproyeksikan turnamen Piala AFF 2026 sebagai sarana krusial untuk memantau performa pemain lokal sekaligus mengasah mentalitas juara tim.
"Dan kemudian di Piala AFF, sambil menilai para pemain, mendorong untuk menjadi tim pertama yang memberikan trofi untuk negara ini. Itulah mentalitasnya," terangnya.
Sebagai bagian dari rangkaian persiapan jangka panjang ini, Timnas Indonesia juga dijadwalkan bakal melakoni pertandingan uji coba internasional melawan Oman dan Mozambik pada agenda FIFA Matchday Juni 2026 di Jakarta.