Persiapan matang mulai dirancang oleh Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, guna menatap kompetisi bergengsi Piala Asia 2027. Skuad Garuda dipastikan masuk ke dalam Grup F bersama tim tangguh seperti Timnas Jepang, Timnas Qatar, dan Timnas Thailand.
Berdasarkan jadwal yang dirilis, Indonesia akan menantang Jepang pada pertandingan perdana yang berlangsung 11 Januari 2027. Skuad Garuda kemudian bersiap melawan Qatar pada 16 Januari 2027, lalu menghadapi Thailand empat hari setelahnya.
Seperti diberitakan oleh Suara, John Herdman memandang persaingan di grup berat ini membutuhkan perencanaan yang sangat terstruktur. Mantan arsitek tim nasional Kanada tersebut menegaskan bahwa membangun kekuatan tim tidak dapat dilakukan secara instan.
"Ya, persiapan adalah rekayasa balik. Pertama, saya harus memahami siapa saja kumpulan pemain yang akan ada," kata John Herdman dilansir dari YouTube Antara.
Langkah awal pembangunan skuad akan dimulai melalui turnamen Piala AFF 2026. Kompetisi sepak bola Asia Tenggara tersebut bakal difungsikan oleh John Herdman sebagai wadah penting untuk menyaring barisan pemain muda potensial dari kompetisi domestik.
"Jadi, sekarang saya punya kesempatan melalui Piala AFF untuk menilai pemain domestik. Saya ingin memastikan bahwa saya memberi kesempatan kepada pemain muda di turnamen itu," jelas John Herdman.
Bagi pelatih berkebangsaan Inggris ini, prioritas utama terletak pada proses pembentukan kekuatan tim untuk jangka panjang. Meskipun demikian, ia tetap memahami besarnya ekspektasi masyarakat terhadap raihan trofi juara.
"Jadi, saya tahu orang Indonesia ingin memenangkan Piala AFF, tetapi kemenangan harus dilakukan dengan cara yang benar."
"Kami perlu memberi kesempatan kepada pemain muda potensial yang menurut saya bisa membantu kami untuk Piala Dunia dan menjadi bagian dari grup itu, tetapi juga membantu kami untuk Piala Dunia 2030," ucapnya.
Selain pemanfaatan turnamen regional, agenda uji coba internasional resmi juga telah dipersiapkan. Skuad Garuda dijadwalkan bertanding melawan Timnas Oman pada agenda FIFA Matchday yang bergulir Juni 2026.
Pertandingan persahabatan tersebut dinilai krusial untuk menganalisis dan beradaptasi dengan karakter permainan tim-tim asal Timur Tengah. Pengalaman ini sangat dibutuhkan mengingat Indonesia juga akan bersua Qatar di panggung Asia.
"Jadi, satu bagian adalah Piala AFF, menilai kumpulan pemain domestik untuk memahami pemain mana yang bisa membantu kami untuk Piala Asia 2027," ungkap John Herdman.
"Kemudian, di sisi lain, ada jendela Juni 2026, yang memberi kami kesempatan menghadapi Oman, yang merupakan negara Timur Tengah yang harus kami pelajari cara mengalahkannya. Itu satu hal."
"Kami perlu belajar bagaimana mengalahkan tim-tim tersebut dan mendominasi mereka," tutur John Herdman.