Persiapan matang tengah dilakukan Timnas Indonesia menjelang kompetisi internasional mendatang. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, buka suara terkait dua laga uji coba kontra Timnas Oman dan Timnas Mozambik.
Dikutip dari Bola, pertandingan melawan negara-negara tersebut akan menjadi tes yang baik untuk mengukur kekuatan skuad Garuda menjelang Piala Asia 2027 mendatang. PSSI telah menjadwalkan dua laga uji coba bagi Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni mendatang.
Jay Idzes dkk dipastikan menghadapi Timnas Oman pada 5 Juni 2026 dan Timnas Mozambik pada 9 Juni 2026. Kedua pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Juru taktik Timnas Indonesia, John Herdman, mengaku senang bisa menghadapi Oman dan Mozambik. Pasalnya, dia memang menargetkan untuk berjumpa tim yang berada di Pot 1 atau Pot 2 dalam pembagian grup Piala Asia 2027.
Oman yang menempati pot 2 saat ini berada di ranking FIFA ke-79. Duel kontra Oman setidaknya bisa menjadi gambaran kekuatan tim yang akan dihadapi Indonesia di Piala Asia 2027 yang tergabung di Grup F bersama dengan Jepang, Qatar, dan Thailand.
"Ya, saya pikir Oman memberi kami kesempatan yang sangat bagus. Kami memang menginginkan tim yang sebelumnya berada di Pot 1 atau Pot 2 di Piala Asia," kata Herdman kepada awak media di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
"Itu merupakan tugas untuk PSSI dan mereka berhasil mewujudkannya karena duel ini sangatlah penting," tambah Herdman.
Herdman mengatakan pertandingan melawan Oman dan Mozambik juga penting untuk melihat sejauh mana kesiapan Timnas Indonesia menuju dua turnamen penting. Dua kompetisi yang dimaksud adalah ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026 dan juga Piala Asia 2027.
Oman merupakan tim yang memiliki karakteristik permainan yang mirip dengan Qatar. Sementara, pelatih asal Inggris itu melihat Mozambik bagus untuk menguji kesiapan tim menghadapi situasi tak terduga.
Pertemuan ini menjadi momen pertama kalinya kedua tim berhadapan di level internasional. Oleh karena itu, informasi mengenai kekuatan dan peta permainan dari Mozambik masih sangat minim.
"Mozambik memberi kami salah satu tim kejutan, di mana ketika Anda berada dalam sebuah kompetisi, Anda bisa menyiapkan seluruh rencana, tapi tidak selalu berjalan sesuai yang diharapkan," ujar Herdman.
"Tim yang diperkirakan untuk lolos grup, mereka kalah, dan Anda harus menghadapi tim lain yang Anda tak duga. Dan Mozambik memberi kami ujian itu di mana kami tak mengetahui mereka dengan baik," kata Herdman.
Beberapa hal yang sudah diketahui Herdman mengenai Mozambik hanyalah gaya bermain mereka yang memainkan pertahanan rendah. Dengan minimnya informasi mengenai lawan, Herdman menyatakan hal tersebut sangat bagus untuk meningkatkan kemampuan adaptasi pemain Indonesia dalam menghadapi turnamen dengan jadwal padat.
"Mereka datang dengan tim yang atletis, sangat mengandalkan transisi. Mereka bermain akan bermain dengan pertahanan rendah dan itu yang kami perkirakan, serupa dengan Piala Asia," ucap Herdman.
"Jadi, itu akan jadi ujian yang bagus karena, sekali lagi, tak banyak informasi mengenai tim itu. Kami harus beradaptasi dengan cepat dalam dua hari, seperti ketika di turnamen."
"Jadi, itu akan menjadi ujian yang bagus bagi kami juga," kata Herdman.