Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie berhasil melaju ke babak 16 besar Indonesia Open 2026 setelah menumbangkan wakil Singapura, Jia Heng Jason Teh, di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Selasa (2/6/2026).
Kemenangan diraih unggulan kelima tersebut dalam dua gim langsung dengan skor 21-18, 21-15 selama 44 menit pertarungan, seperti dilansir dari Detik Sport.
Meskipun menang, Jonatan mengaku menghadapi kendala adaptasi lapangan dan karakteristik shuttlecock pada pertandingan pembuka turnamen berkategori Super 1000 ini.
"Babak pertama tak mudah karena adaptasi lapangan dan kondisi yang cukup memengaruhi. Tapi bisa melewati bersyukur sih," kata Jonatan.
Hasil positif ini menjadi pembuka jalan setelah Jonatan meraih hasil kurang maksimal dalam beberapa turnamen terakhir seperti All England, Kejuaraan Asia, Malaysia Masters, dan Singapore Open, semenjak menjadi runner-up India Open pada Januari lalu.
"Kembali di setiap turnamen punya kesulitannya masing-masing karena shuttlecock tiap turnamen beda-beda. Jadi tak bisa bilang di (turnamen) A gagal, lalu di B, atau C dapat kesimpulan yang sama," ujar Jonatan.
Atlet peraih gelar All England 2024 tersebut menilai setiap kompetisi memiliki dinamika yang berbeda sehingga tidak dapat diperbandingkan secara langsung.
"Jadi tidak bisa apple to apple karena kondisi dan musuhnya beda. Jadi fokus dengan diri sendiri saja dulu saja," lanjut Jonatan.
Terkait performanya di turnamen sebelumnya, ia juga menjelaskan bahwa kegagalan di Singapore Open merupakan bagian dari strategi matang menuju kompetisi di Jakarta ini.
"Termasuk di Singapore Open, pasti ada rencana di balik itu (kekalahan cepat). Kita punya waktu untuk persiapan menuju Indonesia Open," kata Jonatan.
Ambisi besar diusung oleh juara Asia 2024 ini mengingat dirinya belum pernah mengangkat trofi juara di hadapan publik sendiri sepanjang kariernya.
"Ya harapannya seperti yang saya sampaikan press conference pertama kali. Indonesia Open jadi target terbesar saya karena belum pernah raih gelar di sini. Jadi ingin yang terbaik tapi lebih dari itu ingin fokus match per match saja," kata Jonatan.