Talenta muda Ajax Amsterdam, Jorthy Mokio, telah mengambil keputusan besar mengenai masa depan karier internasionalnya. Pemain berbakat ini secara resmi memilih untuk berpindah kewarganegaraan demi memperkuat tim nasional Republik Demokratik Kongo.
Keputusan strategis tersebut diambil Mokio agar dapat mewujudkan ambisi besarnya, yakni berlaga di putaran final Piala Dunia 2026. Seperti dilansir dari Suara, Mokio memutuskan untuk meninggalkan tim nasional Belgia kelompok umur demi membela negara asal keluarganya.
Sebelum menetapkan pilihan pada The Leopards, Mokio sempat menjadi bagian dari skuad Belgia U-21. Selama berseragam tim muda Belgia, ia tercatat tampil dalam enam pertandingan dan berhasil menyumbangkan dua gol.
Target besar kini menanti Mokio setelah DR Kongo memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026. Tim tersebut mengamankan tiket ke turnamen bergengsi itu melalui jalur playoff antarbenua setelah menumbangkan perlawanan Bolivia.
Di putaran final mendatang, DR Kongo akan bersaing ketat di Grup K. Mereka dijadwalkan menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai benua, yakni Portugal, Uzbekistan, dan Kolombia.
Perjalanan karier Mokio sendiri bermula dari akademi K.A.A. Gent sebelum akhirnya dipinang oleh akademi Ajax pada tahun 2024. Kemampuannya yang menonjol membuatnya hanya menghabiskan waktu singkat di tim muda.
Mokio langsung dipromosikan ke skuad utama Ajax hanya dalam waktu satu musim. Saat ini, ia telah menjadi salah satu pemain reguler di klub raksasa Belanda tersebut, bahu-membahu dengan penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes.
Catatan statistiknya sepanjang musim ini cukup impresif bagi pemain seusianya. Remaja berbakat ini telah bermain dalam 34 laga di seluruh kompetisi, dengan kontribusi empat gol serta tiga assist untuk timnya.
Langkah Mokio yang memilih DR Kongo menjadikannya salah satu pemain muda yang paling dinantikan aksinya di Piala Dunia 2026. Kehadirannya diprediksi akan memberikan dimensi baru bagi lini serang timnas berjuluk The Leopards tersebut.