Junior FC Raih Gelar Ke-16 Sejarah Klub Usai Juara Liga Kolombia

Junior FC Raih Gelar Ke-16 Sejarah Klub Usai Juara Liga Kolombia

Klub sepak bola Junior de Barranquilla sukses menambah koleksi trofi resmi mereka menjadi 16 gelar sepanjang sejarah setelah memastikan diri menjadi juara Liga BetPlay I-2026. Keberhasilan tim berjuluk El Tiburón tersebut diraih setelah unggul agregat 3-1 atas Atlético Nacional dalam laga final yang rampung pada Senin, 8 Juni 2026.

Pencapaian ini mengukuhkan posisi Junior de Barranquilla sebagai satu-satunya klub dari wilayah pesisir Kolombia yang mengoleksi lebih dari satu bintang. Koleksi 16 gelar resmi klub yang berdiri sejak 7 Agustus 1924 ini terdiri dari 12 trofi Primera División, dua Copa Colombia, dan dua Superliga.

Rentetan gelar juara Primera División milik Junior FC tercatat diraih pada tahun 1977, 1980, 1993, 1995, 2004-II, 2010-I, 2011-II, 2018-II, 2019-I, 2023-II, 2025-II, dan yang terbaru 2026-I. Selain kompetisi domestik, klub ini juga pernah menembus final internasional pertama mereka di Copa Sudamericana 2018 sebelum kalah adu penalti dari Atlético Paranaense.

Kemenangan beruntun dalam dua semester terakhir membuat tim asuhan Alfredo Arias ini berstatus sebagai bicampeón atau juara bertahan dua kali berturut-turut. Pada pertandingan final musim ini, Junior FC membangun modal kuat sejak laga leg pertama di Barranquilla melalui kemenangan telak tiga gol tanpa balas.

Pertandingan leg pertama tersebut langsung berpihak kepada Junior FC sejak menit ke-6 melalui gol Brayan Castrillón yang memanfaatkan bola muntah. Luis Fernando Muriel kemudian menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-35 setelah menerima operan dari Jhomier Guerrero.

Eksekusi penalti Luis Fernando Muriel pada menit ke-52 mengunci kemenangan 3-0 di leg pertama setelah terjadi pelanggaran oleh Haydar di area terlarang. Memasuki leg kedua di Stadion Atanasio Girardot, Atlético Nacional sempat memperkecil agregat menjadi 3-1 lewat gol Edwin Cardona pada menit ke-55.

Atlético Nacional sebenarnya mendapatkan peluang emas dari titik putih pada menit ke-63 setelah kiper Mauro Silveira melakukan pelanggaran terhadap Alfredo Morelos. Namun, peluang tersebut kandas setelah tendangan Morelos melambung di atas mistar gawang Junior FC.

Drama sempat terjadi pada menit ke-89 ketika wasit Carlos Betancurt meninjau VAR atas dugaan pelanggaran handsball oleh kapten Junior FC, Fabian Ángel. Berdasarkan penilaian wasit, gerakan tangan tersebut dinyatakan natural sehingga pertandingan terus dilanjutkan hingga peluit panjang berbunyi.

Sepanjang musim ini, Junior FC harus mengungsi ke Stadion Romelio Martínez sebagai markas sementara akibat adanya proyek renovasi di Stadion Metropolitano Roberto Meléndez. Stadion Metropolitano yang menjadi markas utama mereka dijadwalkan akan diresmikan kembali saat gelaran final Copa Sudamericana 2026 mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi