AC Monza bersiap menjamu Juve Stabia dalam pertandingan leg kedua semifinal playoff Serie B 2025/2026 di U-Power Stadium pada Selasa, 19 Mei 2026 pukul 20.00 waktu setempat.
Laga ini digelar setelah kedua tim bermain imbang 2-2 pada leg pertama yang berlangsung di Stadion Menti. Pertandingan penentu ini diselimuti ketegangan menyusul protes dari pihak Juve Stabia terkait kepemimpinan wasit Ayroldi di Molfetta dan selebrasi kontroversial bek Monza, Delli Carri. Hakim Olahraga sendiri telah menolak pengaduan darurat yang diajukan oleh klub berjuluk Le Vespe tersebut terkait tindakan Delli Carri.
Menjelang pertandingan krusial ini, pelatih Monza, Mister Bianco, telah memanggil 24 pemain untuk memperkuat timnya. Skuad tuan rumah mencakup nama-nama seperti Pizzignacco, Brorsson, Lucchesi, Antov, Azzi, Hernani Junior, Cutrone, Ravanelli, Obiang, Delli Carri, Birindelli, Thiam, Colombo, Bakoune, Álvarez, Ciurria, Capolupo, Colpani, Caso, Pessina, Petagna, Strajnar, Carboni, dan Mota Carvalho.
Di kubu tim tamu, pelatih Ignazio Abate harus memutar otak karena kehilangan bek Diakitè yang terkena akumulasi kartu kuning. Posisi lini belakang Juve Stabia kemungkinan besar akan diisi oleh Dalle Mura bersama Bellich dan Giorgini, sementara sektor penyerangan diprediksi mengandalkan Okoro yang akan berpasangan dengan Maistro atau Gabrielloni.
Tekanan berada di pihak Juve Stabia yang diwajibkan meraih kemenangan dalam waktu normal demi melaju ke babak final, mengingat Monza lebih diuntungkan oleh posisi klasemen yang lebih baik pada musim reguler. Meski demikian, kubu tamu dipastikan mendapat dukungan langsung dari sekitar seribu suporter yang melakukan perjalanan ke Monza.
"La gara di andata ci deve lasciare il veleno di non averla vinta e la consapevolezza che potremo giocarcela alla pari al Brianteo – Sarà una gara diversa e noi metteremo in campo tutte le nostre qualità con il supporto dei nostri tifosi che sicuramente non mancherà. Dobbiamo solo recuperare le energie fisiche e mentali, noi ci crediamo e andremo a Monza a fare la prestazione. Voglio vedere una squadra spensierata che affronti gli avversari a viso aperto" kata Ignazio Abate, Pelatih Juve Stabia.