Juventus Kehilangan Vlahovic dan Yildiz Menjelang Derby della Mole

Juventus Kehilangan Vlahovic dan Yildiz Menjelang Derby della Mole

Krisis lini serang menghantam Juventus setelah Dusan Vlahovic dan Kenan Yildiz dilaporkan mengalami cedera menjelang pertandingan krusial melawan Torino dalam laga Derby della Mole.

Badai cedera ini mempersulit langkah tim asuhan Luciano Spalletti yang diwajibkan menang demi menjaga peluang menembus zona Liga Champions di pekan pamungkas Serie A.

Dilansir dari Sky Italia dan La Gazzetta dello Sport, Yildiz mengalami cedera regangan otot betis saat sesi latihan, sementara Vlahovic menyusul akibat masalah adduktor pada Sabtu waktu setempat.

Kondisi ini menambah daftar absen Bianconeri yang sebelumnya sudah dipastikan tampil tanpa Gleison Bremer akibat sanksi larangan bertanding serta Khephren Thuram yang belum sepenuhnya bugar.

Pelatih tim nasional Turki, Vincenzo Montella, menyatakan kecemasannya terhadap kondisi Yildiz yang juga sedang berjuang pulih dari inflamasi lutut sebelum pergelaran Piala Dunia 2026.

"The World Cup is a brief tournament, so it’s all about your form when you get there," kata Vincenzo Montella, Pelatih Tim Nasional Turki.

Montella menambahkan bahwa dalam turnamen singkat seperti Piala Dunia, setiap insiden kecil dapat menjadi penentu bagi tim unggulan maupun non-unggulan.

"Incidents can be decisive, but that is true both for the underdogs and the favourites for the trophy. Our objective is to get through the group stage, but we know that anything can happen in a one-off match," ujar Vincenzo Montella, Pelatih Tim Nasional Turki.

Antusiasme tinggi di dalam skuad Turki diharapkan tidak berubah menjadi euforia yang berlebihan menjelang kompetisi tersebut.

"There is a lot of enthusiasm and confidence, but we mustn’t let it slip over into euphoria," tutur Vincenzo Montella, Pelatih Tim Nasional Turki.

Terkait kondisi fisik sang penyerang muda, Montella berharap Yildiz yang baru saja dinobatkan sebagai Rising Star of the Season di Serie A bisa pulih tepat waktu.

"Yildiz is 21 years old and I hope for his sake it will be the first of many World Cup adventures," ungkap Vincenzo Montella, Pelatih Tim Nasional Turki.

Montella mengakui gangguan pada lutut Yildiz selama dua bulan terakhir membuatnya tidak bisa berlatih secara maksimal di level klub.

"He had a few problems in his knee over the last couple of months that do not allow him to train at 100 per cent. I hope he can make a full recovery, we are a little bit worried about him, but he’s certainly not short on enthusiasm," ucap Vincenzo Montella, Pelatih Tim Nasional Turki.

Di sisi lain, posisi Juventus di peringkat keenam klasemen sementara membuat mereka harus menggantungkan nasib pada hasil pertandingan tim lain seperti Como, Roma, dan AC Milan.

Artikel terkait

Rekomendasi