Kabar Duka James F Sundah Hingga Lisa BLACKPINK di Piala Dunia

Kabar Duka James F Sundah Hingga Lisa BLACKPINK di Piala Dunia

Dunia musik Tanah Air berduka atas meninggalnya komposer legendaris James F. Sundah pada Kamis (7/5/2026) di New York, Amerika Serikat, bersamaan dengan pengumuman penampilan Lisa BLACKPINK sebagai penampil utama pembukaan Piala Dunia 2026 mendatang.

Kabar berpulangnya pencipta lagu populer Lilin-Lilin Kecil tersebut dikonfirmasi secara resmi melalui unggahan di media sosial Instagram pribadinya, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada pekan ini.

Pihak keluarga menyampaikan pengumuman duka yang menyertakan informasi mengenai waktu kepergian sang musisi senior di luar negeri.

"Dengan duka cita dan cinta yang mendalam, kami mengumumkan kepergian James F. Sundah, suami, ayah, sahabat, dan penulis lagu Indonesia yang tercinta. James meninggal dunia dengan tenang di New York pada Kamis, 7 Mei 2026 pukul 11:28 pagi," tulis pengumuman yang diunggah pada Instagram tersebut, Jumat (8/5/2026).

Selain kabar duka, industri musik internasional juga diramaikan dengan kepastian kembalinya grup vokal Westlife ke Indonesia dalam rangka tur perayaan 25 tahun berkarier. Konser bertajuk The Anniversary World Tour itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 23 Januari 2027.

Promotor Sound Rhythm telah menetapkan harga tiket dalam tujuh kategori yang dibanderol mulai dari Rp 850 ribu hingga Rp 2,75 juta bagi para penggemar di tanah air.

Sementara itu, federasi sepak bola dunia FIFA resmi menunjuk personel BLACKPINK, Lisa, sebagai penampil utama atau headliner untuk acara upacara pembukaan Piala Dunia FIFA 2026 di Los Angeles, Amerika Serikat.

Di sisi lain, industri musik domestik tengah memanas setelah sejumlah Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dan organisasi profesi menyatakan keberatan atas terbitnya Surat Edaran (SE) dari Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).

Kelompok yang terdiri dari KCI, SELMI, PKU BBC, LKB, CNS, dan TRI, bersama organisasi AKSI, GARPUTALA, serta ABHC menilai regulasi tersebut dapat merusak sistem royalti musik secara nasional.

Sebagai bentuk protes, koalisi organisasi musik ini melayangkan surat resmi kepada Presiden RI serta beberapa menteri terkait guna meninjau kembali pemberlakuan SE LMKN No SE.06.LMKN.VIII-2025 dan Peraturan Menteri Hukum No. 27 Tahun 2025.

Terakhir, dunia perfilman Hollywood turut diwarnai gugatan hukum setebal 99 halaman yang dilayangkan aktris Q'orianka Kilcher terhadap sutradara James Cameron atas tuduhan penggunaan fitur wajah tanpa izin dalam waralaba film Avatar.

Artikel terkait

Rekomendasi