Penyerang Corinthians Kaio Cesar merayakan momentum kebangkitan timnya setelah sukses mengalahkan tuan rumah Gremio dengan skor 3-1 pada pertandingan Liga Brasil di Arena do Gremio, Porto Alegre, Sabtu malam, 30 Mei 2026.
Kemenangan pada pekan terakhir sebelum jeda Piala Dunia tersebut membuat Corinthians sukses menjauhkan diri dari ancaman zona degradasi Serie A Brasil, sekaligus menjadi momen pembuktian bagi Kaio Cesar yang baru pulih dari cedera fisik.
Tim tamu sempat tertinggal lebih dulu akibat gol cepat Gabriel Mec di awal babak pertama, sebelum akhirnya Andre menyamakan kedudukan dan membalikkan keadaan, diikuti aksi individu Kaio Cesar yang mengunci kemenangan menjadi 3-1.
Keberhasilan skuat asuhan Fernando Diniz dalam mengubah jalannya pertandingan ini mendapat apresiasi besar dari sang penyerang yang masuk sebagai pencetak gol penutup.
"Vale ressaltar o poder de reação da equipe. A gente saiu perdendo por 1 a 0, um pouco desconcentrado, mas conseguimos dar a volta por cima. Fizemos o que o professor pediu no intervalo, voltamos mais concentrados e, graças a Deus, saímos com a vitória. Agora vamos para a pausa da Copa do Mundo mais afastados da zona de rebaixamento e mais aliviados", afirmou Kaio Cesar, penyerang Corinthians.
Selain krusial bagi posisi klasemen klub, pertandingan ini juga bermakna personal bagi Kaio Cesar yang sempat kesulitan mendapatkan menit bermain akibat gangguan cedera sejak didatangkan pada musim ini.
"Cheguei aqui e fui um pouco infeliz com as minhas lesões. Mas trabalhei muito para chegar neste momento, fazer o gol e ajudar o Corinthians", completou Kaio Cesar.
Berkat tambahan tiga poin dari markas Gremio tersebut, Corinthians kini mengoleksi 24 poin di papan tengah klasemen sementara, sedangkan Gremio tertahan di peringkat bawah dengan raihan 21 poin.