Sorotan tajam kini mengarah pada siaran televisi Inggris setelah munculnya keputusan tidak lazim dari juru kamera saat momen perayaan juara. Kamera dinilai enggan merekam detik-detik pesepak bola asal Asia mengangkat trofi kemenangan.
Dikutip dari Detik Sport, momentum ini terjadi saat Hull City menundukkan Middlesbrough pada babak final playoff promosi Premier League di Stadion Wembley. Kemenangan tipis 1-0 tersebut memastikan langkah Hull City untuk bersaing di kompetisi kasta tertinggi pada musim depan.
Ketika prosesi penyerahan medali berlangsung, kamera televisi sebenarnya merekam satu per satu penggawa Hull City. Namun, arah kamera mendadak dialihkan tepat saat Yu Hirakawa, pemain asal Jepang yang memberikan assist untuk gol kemenangan, bersiap mengangkat trofi.
Perubahan sudut pandang yang terjadi secara mendadak ini mengakibatkan momen berharga Hirakawa tidak terekam sama sekali. Gambar baru kembali memperlihatkan podium juara saat pemain berusia 25 tahun tersebut sudah memindahkan trofi ke rekan setimnya.
Para penggemar sepak bola langsung menyadari keanehan ini dan menjadikannya perbincangan hangat. Kejadian tersebut memicu kembali ingatan publik mengenai pola serupa yang menimpa pemain asal Asia lainnya di kompetisi Inggris.
Peristiwa yang dialami bek Manchester City, Abdukodir Khusanov, menjadi contoh terdekat sebelum kejadian ini. Juru kamera langsung mengubah fokus siaran tepat ketika pemain asal Uzbekistan tersebut akan mengangkat trofi Piala FA pada 16 Mei 2025.
Suporter kemudian mengaitkan kejadian ini dengan sejarah perlakuan serupa pada masa lalu. Shinji Okazaki mengalami hal yang sama saat membawa Leicester City menjuarai Premier League 2016, begitu pula Takumi Minamino saat merayakan gelar Carabao Cup bersama Liverpool pada 2022.
Tidak hanya di kompetisi domestik, pemain bintang asal Korea Selatan seperti Park Ji-sung, Son Heung-min, dan Lee Kang-in juga pernah mendapatkan perlakuan serupa dalam siaran Liga Champions. Fenomena berulang ini memicu lahirnya istilah 'Asian Passing' di media sosial.
"Aneh sekali. Ada teori muncul setiap kali pemain Asia hendak mengangkat trofi di Inggris, siaran kamera langsung dipotong," kata seorang penggemar di platform X.
"Asian passing adalah pola yang sudah dikenal lama di antara fans di negara-negara Asia. Sungguh mengejutkan banyak fans di luar Asia tidak tahun tentang ini," ujar penggemar lainnya.
Pengalihan sudut kamera dalam sebuah siaran langsung sebenarnya merupakan hal lumrah demi menangkap atmosfer perayaan secara menyeluruh. Kendati demikian, sensitivitas para pendukung dinilai wajar karena hilangnya visual secara berulang pada momen krusial para pesepak bola Asia.