Karakter antagonis utama Nate Jacobs diceritakan tewas dalam episode ketujuh musim ketiga serial Euphoria berjudul Rain or Shine yang tayang pada hari Minggu, 24 Mei 2026.
Kematian tragis tersebut terjadi setelah Nate disandera di dalam peti mati bawah tanah akibat utang satu juta dolar AS, lalu diserang oleh ular berbisa sebelum sempat diselamatkan.
Aktor Jacob Elordi mengungkapkan pengalamannya saat melakukan syuting adegan terakhir tersebut di dalam peti mati yang sangat sempit bersama ular asli.
"Fue una forma genial de morir. Nate fue alguien que cometió tantos errores e hizo tantas elecciones oscuras" ujar Jacob Elordi, pemeran Nate Jacobs.
Elordi menjelaskan situasi ruang syuting yang gelap dan sempit hingga pundaknya menyentuh dinding pembatas peti mati.
"Mis hombros tocaban los lados y no podían mover mis brazos. Luego taladrarían la tapa y se oscurecía. Fue realmente agradable, en realidad. Fue bastante tranquilo ahí dentro" kata Jacob Elordi, aktor asal Australia tersebut.
Ia juga menambahkan detail mengenai keberadaan ular berbisa jenis ular berderik dan boa pembelit yang dihadirkan langsung oleh kreator seri, Sam Levinson, di lokasi syuting.
"Las serpientes sonaban, lo que fue realmente alarmante cuando estás encerrado en una caja" tutur Jacob Elordi.
Meskipun demikian, Elordi mengaku tidak merasa takut dan justru menilai hewan melata yang berada di sampingnya itu sangat tenang.
"Era muy lindo. Era muy cariñoso. Así que simplemente se acurrucó junto a mí y fue agradable. Pero estaba muy dormido. Era una serpiente dormilona. Tuve que empujarlo un poco para que subiera. Y eso fue todo" ucap Jacob Elordi.
Aktor tersebut kemudian merefleksikan perannya yang sudah ia mainkan sejak penayangan perdana Euphoria pada tahun 2019 silam.
"Es algo agridulce" aku Jacob Elordi.
Ia merasa bangga bisa menjadi bagian dari serial produksi HBO tersebut karena telah menjadi bagian besar dalam perjalanan hidup dan kariernya.
"Esta serie es una parte enorme —no solo de mi carrera— sino de mi vida. Ha sido increíble y estoy muy proud de ser parte de esto" ungkap Jacob Elordi.
Sebelumnya, Elordi sempat memberikan sedikit bocoran mengenai perubahan karakter yang ia mainkan pada akhir tahun lalu.
"Acabo de terminar de filmar una nueva temporada recientemente, y es algo completamente diferente" kata Jacob Elordi pada wawancara bulan Desember 2025.
Ia menduga karakter Nate akan digambarkan menjadi sosok yang lebih baik di musim terbaru ini.
"Realmente creo que [será más amable]" sebut Jacob Elordi.
Meski demikian, dirinya saat itu masih menyimpan keraguan mengenai hasil akhir dari akting yang sudah ia lakukan.
"Si funciona o no, no lo sé. Existe la posibilidad de que lo que he hecho no sea bueno" tambah Jacob Elordi.
Kematian tokoh kontroversial ini memicu perdebatan di kalangan penonton, di mana sebagian mengkritik eksekusi adegan tersebut melalui platform diskusi online.
"El final de Nate estuvo muy mal escrito. Pensé que al menos podríamos haber tenido una última gran pelea con Nate donde se defendiera una última vez o algo así" tulis seorang pengguna Reddit.
Penonton lain menilai bahwa alur cerita kematian Nate terkesan terlalu dipaksakan dan hanya bertujuan menyiksa karakter tanpa alasan kuat.
"La historia de Nate era simplemente pornografía de tortura sin ningún motivo; podrían haber llevado fácilmente la historia de Cassie en una dirección diferente pero similar" tulis pengguna Reddit lainnya.
Kritik juga diarahkan pada durasi adegan kemunculan ular yang dinilai terlalu bertele-tele dan membosankan bagi pemirsa.
"Parece que los creadores de la serie odiaron al personaje de Nate durante toda la temporada. Le dieron una muerte estúp*** que se alargó muchísimo. En cuanto apareció la serpiente, lo entendimos... Tuvieron que alargarlo como cinco minutos" tulis netizen ketiga.
Kekhawatiran penonton juga sempat muncul saat cuplikan video awal musim memperlihatkan karakter Cassie dalam kondisi terikat dan menangis.
"Rezo para que la escena de Cassie atada nunca aparezca. Porque sé que me sentiré fatal si es lo que creo que es" tulis seorang penonton di media sosial X.
Kreator serial Sam Levinson menjelaskan bahwa perubahan artistik dan tema keagamaan, seperti referensi Kitab Keluaran, sengaja dihadirkan untuk memberikan konsekuensi fatal atas keputusan buruk para karakter yang mulai beranjak dewasa.