Karel Mainaky Targetkan All Indonesian Final di Australia Open 2026

Karel Mainaky Targetkan All Indonesian Final di Australia Open 2026

Pelatih Kepala Ganda Putri Indonesia Karel Mainaky membidik target all Indonesian final pada turnamen Australia Open 2026 setelah melihat perkembangan positif performa anak asuhnya dalam ajang Indonesia Open 2026.

Sektor ganda putri mencatatkan capaian positif di Indonesia Open 2026 dengan meloloskan tiga pasangan ke babak perempatfinal, seperti dilansir dari Detik Sport pada Minggu (7/6/2026).

Pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menjadi wakil yang melangkah paling jauh hingga babak semifinal sebelum dihentikan oleh pasangan nomor satu dunia asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning, dengan skor 17-21 dan 16-21 pada Sabtu (6/6/2026).

"Kalau untuk hasil semifinal sebenarnya disayangkan ya. Rachel/Febi sebetulnya punya peluang, mereka sudah berusaha untuk menguasai permainan. Namun ada beberapa hal yang membuat mereka ragu-ragu," kata Karel Mainaky, Pelatih Kepala Ganda Putri Indonesia.

Evaluasi tim kepelatihan menunjukkan bahwa pasangan Rachel/Febi yang baru terbentuk sekitar sembilan bulan lalu masih memiliki ruang berkembang yang besar melalui penambahan jam terbang melawan pemain elite dunia.

Selain Rachel/Febi, apresiasi juga diberikan kepada pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari yang sukses mencapai perempatfinal.

Fadia/Tiwi tersingkir oleh unggulan kelima asal Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto, sedangkan Ana/Trias kalah dari Rachel/Febi, sementara Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari serta Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine langsung gugur di babak pertama.

Karel Mainaky menilai peningkatan terbesar yang ditunjukkan oleh para atlet asuhannya selama turnamen ini berada pada aspek mentalitas dan kepercayaan diri di lapangan.

"Saya melihat memang ada progres dari anak-anak, sedikit demi sedikit. Penampilan mereka memang cukup baik di turnamen ini. Mereka terlihat lebih yakin, biasanya memandang lawan itu terlalu hebat. Memang saya lagi berusaha agar mereka tidak memandang lawan itu siapa, sebelum kita kalah ya kita tarung dulu," ujar Karel Mainaky, Pelatih Kepala Ganda Putri Indonesia.

Perubahan pola pikir tersebut diklaim menjadi modal krusial untuk membawa sektor ganda putri kembali bersaing secara konsisten di level dunia melalui penerapan program latihan spesifik yang disesuaikan dengan kebutuhan individu tiap pasangan.

"Tiga pasangan ini memang programnya berbeda-beda, sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Selain program latihan umum, ada latihan tambahan terpisah. Misalnya Rachel/Febi yang paling muda, saya kasih latihan pagi, lanjut ke Fadia/Tiwi dan Ana/Trias paling siang karena di poin akhir masih sering menurun, jadi saya kasih tambahan di sesi terakhir saat mereka capek," kata Karel Mainaky, Pelatih Kepala Ganda Putri Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi