Putri Wales, Kate Middleton, melakukan perjalanan dinas luar negeri pertamanya ke Reggio Emilia, Italia, setelah menyelesaikan rangkaian perawatan serta pemulihan dari penyakit kanker yang dideritanya. Kunjungan tanpa didampingi Pangeran William ini dilakukan untuk meninjau Pusat Yayasan Kerajaan untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Dilansir dari Detikcom, yayasan yang dikunjungi oleh Kate tersebut merupakan lembaga yang ia dirikan sendiri pada tahun 2021. Sebagaimana dilaporkan E! News, misi utama sang putri dalam lawatan ini adalah mempelajari model pendidikan anak di wilayah tersebut.
Pihak istana sebelumnya telah memberikan keterangan resmi terkait tujuan keberangkatan perempuan berusia 44 tahun tersebut. Juru bicara kerajaan memberikan rincian rencana perjalanan dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis pada tanggal 5 Mei.
"Sang Putri sangat menantikan kunjungannya ke Italia minggu depan dan melihat langsung bagaimana pendekatan Reggio Emilia menciptakan lingkungan di mana alam dan hubungan manusia yang penuh kasih sayang bersatu untuk mendukung perkembangan anak-anak," kata juru bicara kerajaan.
Agenda ini menjadi tonggak penting bagi Kate yang baru menyelesaikan pengobatan kankernya pada September 2024. Melalui pengumuman publik pada Januari 2025, ia menyatakan kesiapannya untuk kembali mengemban tugas-tugas kenegaraan secara penuh.
"Saya memantikan tahun yang penuh makna di depan. Ada banyak hal yang dinantikan, terima kasih kepada semua atas dukungan Anda yang berkelanjutan," tegas Kate Middleton.
Meskipun ini merupakan perjalanan lintas negara pertamanya dalam dua tahun terakhir, sang putri tetap aktif dalam kegiatan domestik di Inggris. Salah satu kemunculan publiknya yang terbaru adalah saat merayakan Paskah di Kastil Windsor pada tanggal 5 April lalu.
Pada momen perayaan tersebut, ia hadir bersama Pangeran William dan ketiga anak mereka, George yang berusia 12 tahun, Charlotte berusia 10 tahun, serta Louis yang kini berumur 7 tahun. Acara kekeluargaan tersebut juga dihadiri oleh Raja Charles III dan Ratu Camilla.