Putri Wales Kate Middleton dilaporkan kembali menolak undangan editor Vogue Anna Wintour untuk menghadiri ajang mode bergengsi Met Gala pada Selasa, 5 Mei 2026. Penolakan ini menjadi kesekian kalinya bagi sang putri setelah sebelumnya juga memberikan jawaban serupa pada perhelatan tahun 2025.
Kabar mengenai ambisi Wintour untuk menghadirkan anggota keluarga kerajaan Inggris tersebut diungkapkan oleh sumber internal kepada kolumnis Rob Shuter. Kehadiran Kate dinilai akan menjadi pencapaian terbesar bagi Wintour karena sang putri dianggap sebagai sosok yang paling sulit didapatkan.
"Kate adalah satu-satunya selebriti yang diinginkan Anna tetapi tidak bisa didapatkan," kata sumber terdekat kepada kolumnis gosip Rob Shuter.
Obsesi Wintour terhadap Kate disebut melampaui sekadar nostalgia atas kehadiran mendiang Putri Diana di acara yang sama pada tahun 1996 silam. Pimpinan Vogue tersebut dikabarkan sangat mendambakan Kate karena statusnya yang dianggap mampu mencuri perhatian publik di karpet merah.
"Itulah obsesinya," tambah mereka.
Upaya untuk membujuk Kate Middleton bahkan melibatkan otoritas tertinggi di Kerajaan Inggris agar bersedia memberikan dukungan. Wintour dilaporkan sempat menghubungi Raja Charles dan Ratu Camilla guna menyampaikan permohonan tersebut, namun langkah diplomasi ini tetap tidak membuahkan hasil positif.
"Ini bukan sekadar undangan. Ini adalah upaya untuk menjadikannya sebagai tokoh utama malam itu dan dia tidak tertarik memainkan peran itu,” kata sebuah sumber kepadanya.
Prinsip pribadi Kate Middleton disinyalir menjadi alasan utama di balik keputusan untuk tetap absen dari malam terbesar dunia mode itu. Ia enggan mengeksploitasi identitas dirinya maupun memori tentang mertuanya demi kepentingan komersial sebuah acara sosial.
"Dia tidak akan pernah menjadikan dirinya sendiri atau Diana sebagai momen Met Gala," lanjut sumber tersebut.
Meskipun tanpa kehadiran Kate Middleton, Met Gala 2026 tetap berlangsung meriah di bawah kepemimpinan Anna Wintour bersama para co-chair seperti Beyoncé, Nicole Kidman, dan Venus Williams. Acara yang mengusung tema pameran Costume Art tersebut dihadiri oleh jajaran bintang papan atas dunia.
Wintour sendiri menjadikan ajang ini sebagai momen keluarga dengan menghadirkan anak-anaknya. Putri Wintour, Bee Shaffer, menggambarkan sosok ibunya sebagai individu yang sangat tepat waktu dan dermawan dalam sebuah sesi wawancara.
"I’m very punctual, it was how I was raised. It’s so easy to be on time, you’ve just got to make time for things," kata Bee Shaffer, 38 tahun.
Bee juga memberikan pembelaan terhadap citra ibunya yang selama ini dikenal dingin dan tidak mudah didekati oleh publik. Menurutnya, sang ibu memiliki sisi kepribadian yang sangat berbeda dari apa yang selama ini dibayangkan oleh banyak orang.
"the most generous person you will ever meet," kata Shaffer dalam wawancara dengan Teen Vogue.
Sikap kontras Wintour juga terlihat dari hubungannya dengan Meghan Markle yang dilaporkan tidak lagi masuk dalam daftar tamu impian. Ketegangan tersebut berawal dari kolaborasi Markle saat menjadi editor tamu di British Vogue pada tahun 2019 yang memicu perselisihan dengan Wintour.
Met Gala 2026 tetap diramaikan oleh deretan selebriti asal Australia seperti Hugh Jackman, Troye Sivan, hingga Margot Robbie. Para tamu undangan tampil mengenakan busana yang sesuai dengan kode berpakaian malam itu yakni Fashion adalah Seni.