Katon Bagaskara Laporkan Rumah di Kebayoran Baru Terendam Banjir

Katon Bagaskara Laporkan Rumah di Kebayoran Baru Terendam Banjir

Musisi senior Katon Bagaskara melaporkan huniannya di kawasan elite Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kembali terendam banjir parah pada Senin, 4 Mei 2026. Luapan air yang memasuki area dalam rumah tersebut diduga berasal dari kiriman Kali Grogol serta drainase yang tidak mampu menampung debit air.

Kondisi memprihatinkan ini dibagikan oleh vokalis KLa Project tersebut melalui unggahan di media sosial pribadinya, sebagaimana dilansir dari Suara. Penyanyi berusia 59 tahun ini menyoroti ketiadaan solusi konkret dari pemerintah daerah terkait masalah tahunan yang menimpa wilayah tempat tinggalnya tersebut.

"Gokil ini rumah saya makin kebanjiran lagi, belum ada juga solusi dari pemerintah," ujar Katon Bagaskara, Musisi.

Katon mengungkapkan keheranannya lantaran wilayah Kebayoran Baru yang selama ini dikenal sebagai kawasan elite justru terdampak banjir dengan intensitas yang cukup tinggi. Ia sempat menunjukkan rekaman video yang memperlihatkan luapan air di sekitar lingkungan rumahnya.

"Aduh gimana ya Kebayoran loh, Kebayoran Baru," lanjut Katon Bagaskara, Musisi.

Selain area utama, dampak kerusakan juga terlihat pada kamar asisten rumah tangga (ART) yang bekerja di kediamannya. Tekanan air dari luar menyebabkan dinding kamar mengalami keretakan serius hingga air mengalir masuk ke dalam ruangan.

"Pak, ini di kamar saya kayak ini mah udah kayak airnya ngalir gitu," kata ART, Asisten Rumah Tangga Katon Bagaskara.

Meski sebelumnya telah dilakukan upaya proteksi pada tembok bangunan, tekanan air yang besar membuat pertahanan tersebut tidak bertahan lama. Kerusakan dinding tetap terjadi akibat struktur bangunan yang tidak mampu menahan rembesan air dari luar.

"Ini udah pakai Aquaproof tapi dia jebol karena emang dari sananya udah pecah," keluh ART, Asisten Rumah Tangga Katon Bagaskara.

Katon juga memperlihatkan titik-titik rembesan air yang muncul dari bawah lantai rumahnya. Ia menduga banyaknya buangan air dari apartemen di sepanjang jalan Arteri turut memicu peningkatan volume air yang merendam pemukiman warga.

"Airnya blekutuk tuh, dari bawah tanah sama dari lubang tali yang penuh," jelas Katon Bagaskara, Musisi.

Atas kejadian berulang ini, Katon meminta Gubernur DKI Jakarta untuk segera turun tangan membenahi infrastruktur penanggulangan banjir. Ia berharap janji pemerintah mengenai program normalisasi dan penanganan luapan Kali Grogol dapat segera direalisasikan secara menyeluruh.

Artikel terkait

Rekomendasi