Pemerintah Kota Ibagué bersama Kepolisian Metropolitan mengerahkan 480 personel untuk mengawal jalannya pertandingan Copa Libertadores antara Deportes Tolima melawan Nacional dari Uruguay pada Rabu malam, 6 Mei 2026.
Pengamanan ketat dilakukan di dalam maupun luar Stadion Manuel Murillo Toro guna memastikan ketertiban selama laga krusial tersebut berlangsung. Operasi ini mencakup kontrol akses pintu masuk, pemeriksaan fisik penonton, serta pengawasan intensif di area sekitar gelanggang olahraga.
Otoritas setempat juga menerapkan pemantauan permanen untuk mendeteksi potensi gangguan yang dapat merusak kenyamanan para suporter yang hadir. Fokus utama petugas adalah menciptakan lingkungan kondusif bagi keluarga yang ingin menyaksikan pertandingan secara langsung.
Sekretaris Pemerintah Kota Ibagué, Francisco Espín, menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas agar acara olahraga ini berjalan sesuai harapan masyarakat.
"El llamado es a vivir el fútbol en paz, con respeto y tolerancia. Este tipo de encuentros deben ser una fiesta para la ciudad y para las familias que asisten al estadio" ujar Francisco Espín, Sekretaris Pemerintah.
Langkah preventif ini tidak hanya terbatas pada saat pertandingan berlangsung, tetapi juga mencakup fase sebelum dan sesudah peluit akhir dibunyikan. Pihak kepolisian tetap bersiaga di lapangan hingga seluruh penonton meninggalkan area stadion dengan aman.
"Tendremos un despliegue importante de la Fuerza Publica para garantizar la seguridad dentro y fuera del estadio. Queremos que todos disfruten con tranquilidad y regresen a sus hogares sin contratiempos" kata Francisco Espín, Sekretaris Pemerintah.
Pemerintah Kota mengimbau warga untuk selalu mematuhi instruksi petugas di lapangan demi kelancaran agenda internasional tersebut. Masyarakat diminta segera melaporkan setiap kejadian mencurigakan melalui saluran darurat 123 yang telah disediakan pihak berwenang.