Piala Dunia selalu menghadirkan drama yang sulit diprediksi. Tidak hanya soal gol indah atau perebutan trofi, turnamen empat tahunan ini juga kerap melahirkan kejutan besar yang mengguncang dunia sepak bola, mulai dari tim amatir yang menumbangkan unggulan hingga juara bertahan yang tersingkir memalukan. Berikut adalah 10 momen kejutan terbesar sepanjang sejarah Piala Dunia.
- Amerika Serikat 1-0 Inggris (1950) — Amerika Serikat yang diperkuat pemain paruh waktu sukses mempermalukan Inggris dengan skor 1-0 pada Piala Dunia 1950. Padahal, Inggris saat itu menjadi salah satu favorit juara dan dihuni pemain profesional papan atas.
- “Miracle of Bern” - Jerman Barat vs Hungaria (1954) — Hungaria datang ke final sebagai tim terbaik dunia dan sempat membantai Jerman Barat 8-3 di fase grup, namun di partai final Jerman Barat justru melakukan comeback luar biasa dan menang 3-2. Momen ini kemudian dikenal sebagai “The Miracle of Bern”.
- Korea Utara Singkirkan Italia (1966) — Piala Dunia 1966 menghadirkan kejutan besar saat Korea Utara menumbangkan Italia 1-0 lewat gol Pak Doo Ik. Hasil tersebut membuat Italia tersingkir lebih awal dan menjadi salah satu kegagalan terbesar dalam sejarah mereka.
- Aljazair Permalukan Jerman Barat (1982) — Tim debutan Aljazair menciptakan sejarah dengan mengalahkan Jerman Barat 2-1 pada Piala Dunia 1982. Padahal, Jerman Barat saat itu berstatus juara Eropa dan dihuni banyak pemain bintang.
- Kamerun Bungkam Argentina (1990) — Piala Dunia 1990 dibuka dengan kejutan ketika Kamerun mengalahkan juara bertahan Argentina 1-0. Tim asal Afrika itu tampil disiplin dan sukses membuat Diego Maradona frustrasi sepanjang pertandingan.
- Senegal Hancurkan Prancis (2002) — Debutan Senegal langsung membuat dunia terkejut usai menumbangkan Prancis 1-0 pada laga pembuka Piala Dunia 2002. Prancis yang berstatus juara bertahan akhirnya tersingkir di fase grup tanpa mencetak satu gol pun, sementara Senegal melaju hingga babak perempat final.
- Belanda Hancurkan Spanyol 5-1 (2014) — Spanyol datang ke Piala Dunia 2014 sebagai juara bertahan dan favorit utama, namun mereka justru dibantai Belanda 1-5 pada laga pertama fase grup. Gol salto Robin van Persie menjadi salah satu momen paling ikonik di turnamen tersebut.