Kemenpora dan UGM Sepakati Kerja Sama Pengembangan Sport Science

Kemenpora dan UGM Sepakati Kerja Sama Pengembangan Sport Science

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Gadjah Mada dalam bidang kepemudaan dan keolahragaan pada Senin, 25 Mei 2026, di Yogyakarta. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat intellectual infrastructure melalui penguatan sport science modern yang berbasis inovasi.

Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut memanfaatkan potensi besar puluhan ribu mahasiswa di kampus tersebut.

"UGM dengan jumlah mahasiswa hampir 62 ribu orang memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga melalui berbagai unit kegiatan mahasiswa dari beragam cabang olahraga," kata Ova Emilia, Rektor Universitas Gadjah Mada.

Pihak kampus akan menindaklanjuti kesepakatan ini melalui program konkret di unit akademik keperawatan dan kesehatan guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.

"Bukan hanya untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, tetapi juga melalui pendidikan, pelatihan, dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pengembangan sport science," ungkap Ova Emilia, Rektor Universitas Gadjah Mada.

Guna mendukung aktivitas tersebut, Ova Emilia turut memperkenalkan sejumlah sarana olahraga baru berstandar internasional yang dibangun di lingkungan universitas.

"Kita berharap kemitraan strategis ini yang tentunya akan memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan nasional," sebut Ova Emilia, Rektor Universitas Gadjah Mada.

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Taufik Hidayat, memberikan apresiasi terhadap komitmen kampus dalam membangun ekosistem olahraga nasional secara terintegrasi.

"Hari ini kita sekadar bertemu untuk menandatangani nota kesepahaman. Momentum ini merupakan kelanjutan dari perjalanan panjang kemitraan antara Kemenpora dan UGM dalam membangun pondasi kepemudaan dan olahraga nasional," ujar Taufik Hidayat, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Sinergi multi-sektor dinilai menjadi kunci utama karena pembangunan sektor kepemudaan tidak dapat berjalan sendiri secara parsial.

Wamenpora menekankan pentingnya penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, serta analisis data dalam menunjang prestasi olahraga di era modern.

"Prestasi olahraga harus dibangun melalui ekosistem yang kuat berbasis ilmu pengetahuan, riset dan perencanaan jangka panjang," tegas Taufik Hidayat, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Pemanfaatan teknologi digital berbasis data besar juga disoroti demi memetakan potensi generasi muda Indonesia secara akurat.

"Saya percaya kerja sama pemerintah dan UGM dapat menjadi contoh sinergi membangun ekosistem kepemudaan dan olahraga yang modern, inovatif, dan berdaya saing global," tutur Taufik Hidayat, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan, Prof. Dr. Anggito Abimanyu, M.Sc., yang hadir dalam kesempatan tersebut turut memuji kualitas fasilitas arena olahraga teranyar di UGM.

"Hall basket keren banget memang. Saya mengundang teman-teman legend ini supaya merasakan UGM ini punya gelandang olahraga yang bagus," ujar Anggito Abimanyu, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan.

Artikel terkait

Rekomendasi