Pertandingan uji coba jelang Piala Dunia antara tim nasional Portugal melawan Chili di Estádio Nacional, Oeiras, pada Sabtu malam, 6 Juni 2026, berakhir ricuh setelah dua pemain menerima kartu merah langsung akibat keributan di lapangan.
Insiden bermula dari perebutan bola antara João Cancelo dan Felipe Faundez yang memicu keterlibatan Iván Román hingga berujung konfrontasi fisik.
Penyerang Portugal, Rafael Leão, ikut campur dengan mencengkeram leher Román dan mendorongnya hingga terjatuh, yang memicu keributan massal antarpemain.
Wasit bertindak tegas dengan mengusir Iván Román dan Rafael Leão dari lapangan melalui kartu merah langsung, sementara João Cancelo lolos dari hukuman.
Sanksi kartu merah ini berpotensi membuat Leão absen pada laga pembuka Piala Dunia melawan Kongo pada 17 Juni jika FIFA menilai pelanggaran tersebut berkategori serius.
Kasus ini serupa dengan penyerang Curaçao, Jürgen Locadia, yang pekan ini juga mendapat kartu merah langsung akibat menyikut pemain Skotlandia, namun hanya dijatuhi skorsing satu laga persahabatan.
Selain keributan pemain, pertandingan tersebut memicu kontroversi sesaat sebelum sepak mula karena lagu kebangsaan Chili dipotong secara prematur dan langsung disusul lagu kebangsaan Portugal.
Komentator Ziggo Sport, Johan van Polanen, memberikan kritik tajam atas ketidaknyamanan protokoler yang dialami oleh tim tamu tersebut.
“Ya, mereka memang bisa bermain sepak bola, tapi ini tetap saja sedikit tidak sopan. Dengan tidak membiarkan para pemain Chili menyanyikan lagu kebangsaan mereka sampai selesai, lagu kebangsaan tersebut terpotong,” ujar Johan van Polanen, Komentator Ziggo Sport.
Van Polanen juga menyayangkan keputusan panitia penyelenggara yang langsung memutar lagu kebangsaan tuan rumah ketika lagu kebangsaan Chili masih berlangsung.
“Dan saat lagu kebangsaan Chili sedang dinyanyikan, lagu kebangsaan negara tuan rumah sudah dimulai. Ya, memang begitulah aturannya, tapi ya, kita juga bisa melihat apa yang terjadi di lapangan,” lanjut Johan van Polanen, Komentator Ziggo Sport.
Di sisi lain, perhatian dalam laga ini juga tertuju pada Lawrence Vigouroux, penjaga gawang berusia 32 tahun milik Swansea City yang menjadi pilar utama di bawah mistar Chili.
Kiper kelahiran London yang memiliki darah Chili dan Jamaika tersebut mencatatkan 52 penampilan dengan kebobolan 69 gol sepanjang musim 2025/2026 bersama Swansea City di Championship Inggris.
Sesuai jadwal, kapten Cristiano Ronaldo dan skuad Portugal akan melakoni pertandingan persahabatan terakhir melawan Nigeria pada 10 Juni sebelum bertolak menuju turnamen di Amerika Serikat.