Pertandingan kompetisi tertinggi sepak bola Swedia, Allsvenskan, antara Djurgardens IF melawan IK Sirius terpaksa dihentikan akibat kericuhan suporter pada Senin malam, 19 Mei 2026. Laga yang digelar di Stadion 3Arena tersebut disetop setelah penonton menyalakan sejumlah suar di dalam area tribun.
Sebelum situasi memburuk di dalam stadion, Djurgardens IF sebenarnya memimpin jalannya pertandingan dengan skor 1-0. Mikael Anderson mencetak gol keunggulan tim tuan rumah melalui sebuah sundulan terarah yang memanfaatkan umpan dari sepak pojok.
Penghentian permainan demi alasan keamanan seluruh pihak di dalam arena disepakati setelah adanya pertemuan darurat di stadion. Keputusan untuk tidak melanjutkan pertandingan tersebut diambil bersama oleh pihak penyelenggara laga, kepolisian, dan wasit.
Dilansir dari laporan langsung SVT Sport, pertemuan match meeting tersebut juga dihadiri oleh delegat pertandingan, perwakilan perusahaan pengelola stadion, serta manajemen klub tim tamu. Langkah pembatalan sisa laga diambil menyusul aksi pembakaran suar yang dinilai membahayakan dan merusak jalannya kompetisi.
Insiden ini memicu kekecewaan besar dari para penonton yang hadir langsung di stadion, terutama mereka yang telah melakukan perjalanan jauh. Sejumlah pendukung mengkritik keras tindakan oknum suporter ekstremis yang menyalakan suar karena dianggap merugikan klub dan merusak citra sepak bola Swedia.
Hingga saat ini, otoritas liga Allsvenskan belum memberikan keputusan resmi terkait kelanjutan sisa waktu pertandingan atau potensi sanksi pengurangan poin bagi klub yang terlibat.