Pertandingan pekan terakhir Serie A 2025-2026 antara Torino melawan Juventus terpaksa ditunda selama satu jam setelah terjadi bentrokan hebat antar-kelompok ultras di luar Stadion Grande Torino pada Senin, 25 Mei 2026, dini hari WIB.
Kericuhan yang melibatkan pelemparan kembang api, botol, hingga batu oleh kedua kubu suporter tersebut memaksa aparat kepolisian turun tangan melepaskan granat asap guna membubarkan massa.
Akibat insiden ini, beberapa penggemar dilaporkan mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Mauriziano dalam kondisi kritis setelah terkena suar di bagian kepala saat polisi membubarkan bentrokan.
Sebelum sepak mula, manajemen Torino sempat memberikan peringatan tertulis agar para pembeli tiket di sektor Distinti dan Curva Primavera tidak memasuki area stadion dengan mengenakan atribut tim tamu.
Ketegangan meningkat saat bus yang membawa skuad Juventus mendapat serangan pelemparan botol dari pendukung tuan rumah ketika tiba di area stadion menjelang pertandingan bertajuk Derby della Mole tersebut.
Kelompok ultras tim tamu dilaporkan sempat mengancam akan melakukan aksi boikot berupa serbuan ke dalam lapangan jika Derby Turin tetap dipaksakan bergulir pada malam tersebut.
Aksi protes kelompok suporter Juventus dipicu oleh penolakan mereka terhadap jadwal pelaksanaan pertandingan derbi yang digelar pada malam hari.
Penolakan tersebut juga disampaikan langsung secara berulang kali kepada kapten kesebelasan Juventus, Manuel Locatelli, sebelum akhirnya para ultras memilih mengosongkan tribun tandang setelah laga diputuskan tetap berjalan.
Sikap protes pendukung tim tamu mendapat respons dari ultras Torino yang ikut menurunkan spanduk-spanduk mereka di dalam stadion sebagai bentuk solidaritas sesama kelompok suporter.
Dampak penundaan di Turin juga berimbas pada empat pertandingan Serie A lainnya yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu malam, di mana sepak mula serentak diundur sekitar sepuluh menit demi menunggu kepastian situasi keamanan.
Laga derbi ini menjadi krusial bagi Juventus yang sedang membidik poin penuh demi mengamankan tiket kelolosan menuju kompetisi Liga Champions untuk musim depan.