Gelandang veteran asal Belgia, Kevin De Bruyne, secara terbuka mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap mantan pelatih Napoli, Antonio Conte. Pernyataan ini muncul setelah adanya pergantian krusial di kursi kepelatihan klub asal Italia tersebut.
Seperti dilansir dari Suara, Conte telah meninggalkan Napoli sejak pekan lalu melalui kesepakatan bersama. Perpisahan ini terjadi hanya berselang setahun setelah dirinya berhasil membawa tim meraih gelar juara Serie A.
Manajemen klub kemudian bergerak cepat dengan menunjuk Massimiliano Allegri sebagai suksesor. Mantan arsitek Juventus tersebut diikat dengan kontrak resmi berdurasi dua tahun untuk memimpin skuad Partenopei.
Situasi ini memicu Kevin De Bruyne untuk segera meminta waktu berdiskusi dengan manajemen Napoli. Pemain berusia 34 tahun itu menegaskan ingin mengetahui kejelasan masa depannya demi bisa kembali menikmati sepak bola di bawah arahan pelatih baru.
"I still have one year of contract left, but I want to talk to Napoli," kata De Bruyne kepada Nieuwsblad.
"Last season a lot of things were said as well, like we were going to play a certain way and do this or that. But in reality not much happened, and that was a shame. I want to enjoy myself when playing football," imbuhnya.
Perjalanan karier De Bruyne di Italia memang tidak berjalan mulus sejak didatangkan dari Manchester City pada musim panas lalu. Faktor cedera menjadi kendala utama yang menghambat performa sang pemain di atas lapangan.
Sepanjang bergulirnya musim kompetisi 2025/26, gelandang berpengalaman ini tercatat hanya mampu tampil dalam 21 pertandingan di seluruh ajang. Dari total penampilan tersebut, ia membukukan sembilan kontribusi gol untuk tim.
Kehadiran Allegri diharapkan mampu membawa perubahan positif dan membuka lembaran baru bagi klub. Kendati demikian, kritik vokal yang dilayangkan De Bruyne mengisyaratkan adanya persoalan internal ruang ganti yang harus segera dibenahi.
Meskipun pemain yang akan menginjak usia 35 tahun pada akhir Juni nanti belum menyatakan niat untuk hengkang, kelanjutan kariernya di Napoli kini sepenuhnya bergantung pada hasil pembicaraan bersama manajemen mengenai proyek klub ke depan.