Pembalap Mercedes Kimi Antonelli berhasil menjuarai balapan utama Formula 1 (F1) Grand Prix Miami di Sirkuit Internasional Miami pada Minggu (3/5/2026) waktu setempat setelah memenangkan duel taktis melawan tim McLaren.
Kemenangan ketiga beruntun Antonelli ini diraih setelah ia mengungguli Lando Norris dan Oscar Piastri yang masing-masing finis di posisi kedua dan ketiga dalam balapan sepanjang 57 putaran tersebut.
Jadwal balapan sempat digeser tiga jam lebih awal dari rencana semula pukul 16.00 waktu setempat akibat adanya peringatan badai besar, meskipun perlombaan akhirnya tetap berlangsung dalam kondisi lintasan kering.
Sirkuit Internasional Miami yang memiliki suhu aspal tinggi memaksa tim menerapkan strategi manajemen ban yang ketat karena tingkat degradasi termal yang sangat signifikan bagi seluruh pembalap.
Dilansir dari Media Indonesia, Mercedes menerapkan strategi undercut dengan melakukan pit stop lebih awal untuk mendapatkan cengkeraman ban baru yang lebih tinggi dibandingkan para pesaingnya.
Langkah taktis ini didukung oleh efisiensi kru pit Mercedes yang mencatatkan waktu henti di bawah 2,5 detik, sehingga Antonelli mampu mengambil alih posisi terdepan setelah lawan melakukan pit stop pada putaran berikutnya.
Balapan diwarnai insiden pada putaran awal saat Charles Leclerc mengambil posisi terdepan dari Antonelli di tikungan pertama, sementara Max Verstappen sempat melintir akibat bersenggolan dengan pembalap Ferrari tersebut.
Kecelakaan hebat terjadi pada lap empat yang melibatkan Isack Hadjar menabrak tembok serta tabrakan antara Liam Lawson dan Pierre Gasly yang menyebabkan mobil Gasly terbalik hingga Safety Car keluar ke lintasan.
Memasuki fase akhir, hujan mulai turun dan memicu drama saat duel antara Oscar Piastri dan Charles Leclerc mengakibatkan Leclerc melintir dan kehilangan kesempatan meraih posisi podium.
Berdasarkan laporan blackxperience.com, Charles Leclerc yang finis keenam akhirnya turun ke posisi delapan setelah dijatuhi penalti 20 detik karena berulang kali melanggar batas lintasan atau track limit.
Hasil ini membuat George Russell naik ke posisi keempat disusul Max Verstappen di tempat kelima, sementara Lewis Hamilton dan Franco Colapinto secara berurutan menempati posisi keenam dan ketujuh.
Dua pembalap tim Williams, Carlos Sainz dan Alexander Albon, melengkapi urutan sepuluh besar pada seri balapan yang penuh dengan sanksi penalti bagi sejumlah pembalap di akhir lomba ini.
Melalui tambahan poin maksimal di Miami, Kimi Antonelli kini memimpin klasemen sementara F1 2026 dengan raihan 100 poin, unggul 20 angka dari rekan setimnya George Russell di posisi kedua.
| Faktor Keberhasilan | Detail Teknis |
|---|---|
| Delta Waktu Ban | Keunggulan 1.5 - 2 detik per lap dengan ban baru. |
| Kondisi Lintasan | Aspal Miami yang abrasif mempercepat degradasi ban lawan. |
| Out-lap Pace | Kecepatan maksimal di sektor 2 dan 3 setelah keluar pit. |
Charles Leclerc masih tertahan di peringkat ketiga klasemen dengan 59 poin, diikuti oleh Lando Norris dan Lewis Hamilton yang saat ini sama-sama mengoleksi 51 poin.
Setelah seri di Amerika Serikat ini, para kontestan akan beristirahat selama dua minggu sebelum melanjutkan kompetisi pada GP Kanada di sirkuit Gilles Villeneuve yang dijadwalkan pada 22 hingga 24 April mendatang.