Pembalap pemula Mercedes Kimi Antonelli berhasil mengamankan kemenangan pada ajang Miami Grand Prix yang berlangsung di Miami International Autodrome, Senin (4/5/2026). Dilansir dari Bola, balapan tersebut diwarnai berbagai insiden kecelakaan dan penalti waktu yang mengubah urutan klasemen akhir para pembalap unggulan.
Otoritas balap FIA memutuskan untuk mempercepat jadwal start guna menghindari potensi gangguan cuaca ekstrem berupa badai dan petir pada sore hari. Langkah ini memaksa setiap tim segera merombak taktik pit stop dan pemilihan ban sebelum perlombaan dimulai di tengah kondisi lintasan yang tidak menentu.
Persaingan langsung memanas sejak tikungan pertama yang memicu kekacauan di barisan tengah akibat kontak antar mobil. Dua insiden signifikan terjadi ketika pembalap muda Isack Hadjar mengalami kecelakaan fatal bagi mobilnya, disusul oleh Pierre Gasly yang sempat terangkat ke udara setelah bersenggolan dengan pembalap lain.
"Gasly is out of his Alpine after a collision with Lawson at Turn 17 #F1 #MiamiGP" tulis akun resmi Formula 1.
Situasi tersebut memicu keluarnya Safety Car yang segera dimanfaatkan oleh Max Verstappen untuk melakukan pergantian ban lebih awal. Namun, manuver Verstappen saat keluar dari area pit dinilai melanggar aturan karena melintasi garis putih sehingga ia dijatuhi hukuman penalti lima detik oleh steward.
Ketegangan meningkat di lap terakhir saat Charles Leclerc kehilangan kendali dan menabrak dinding pembatas namun tetap memaksakan mobilnya hingga garis finis. Leclerc kedapatan memotong jalur chicane untuk mempertahankan posisi yang membuatnya dijatuhi penalti tambahan 20 detik setelah balapan usai.
"A final lap Charles Leclerc will not want to relive in a hurry! #F1 #MiamiGP" unggah pihak Formula 1 melalui media sosial.
Hukuman berat tersebut menyebabkan Leclerc terlempar ke posisi kedelapan dalam hasil akhir perlombaan. Di sisi lain, Kimi Antonelli yang tampil konsisten tanpa melakukan kesalahan fatal tetap kokoh di posisi terdepan hingga menyentuh garis finis dan memastikan podium tertinggi bagi tim Mercedes.