Kimi Antonelli Menangi Balap Formula 1 GP Monako yang Penuh Penalti

Kimi Antonelli Menangi Balap Formula 1 GP Monako yang Penuh Penalti

Pembalap Mercedes Kimi Antonelli memperlebar keunggulan di klasemen Formula 1 menjadi 66 poin setelah memenangi balapan GP Monako yang penuh penalti dan sempat dihentikan akibat kerusakan trek pada Minggu, 7 Juni 2026.

Keunggulan masif Antonelli sempat mencapai setengah menit dan pimpinan balap ini bahkan melakukan overlap terhadap hampir seluruh pembalap kecuali posisi tiga besar sebelum sejumlah insiden drama terjadi di fase akhir.

Rival Antonelli di barisan depan, Max Verstappen dari Red Bull, langsung mengalami masalah mesin sejak start dan terpaksa menyudahi balapan lebih awal.

Tekanan dari duo Ferrari, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, juga tidak mampu membendung kecepatan dominan yang ditunjukkan oleh Antonelli sepanjang balapan di jalan raya tersebut.

Kekacauan di lintasan dimulai saat pembalap Aston Martin, Lance Stroll, mengalami kecelakaan di tikungan terakhir yang memicu keluarnya safety car.

Tidak lama berselang, Charles Leclerc ikut mengalami kecelakaan di lokasi yang sama persis saat bersiap menghadapi prosedur memulai kembali balapan.

Federasi Otomotif Internasional (FIA) kemudian menghentikan balapan setelah melihat permukaan aspal trek terkelupas di titik jatuhnya Stroll dan Leclerc.

Setelah perbaikan lintasan selama sekitar setengah jam, balapan dilanjutkan dengan start berdiri yang dimanfaatkan Antonelli untuk menjauh dari kejaran Hamilton.

Peringkat kedua yang diraih Hamilton membawanya naik ke posisi kedua klasemen sementara kejuaraan dunia, unggul dua poin dari rekan setimnya, George Russell.

Sanksi akibat melanggar batas kecepatan di jalur pit sebanyak enam kali turut mengacaukan formasi pembalap di belakang garis depan.

Hamilton menerima salah satu penalti tersebut yang ia jalani saat melakukan masuk pit ketika insiden kecelakaan Lance Stroll terjadi.

Nasib buruk juga menimpa George Russell yang terkena penalti serupa setelah menghabiskan sebagian besar balapan di belakang pembalap Red Bull, Isack Hadjar.

Akibat gagal menjalankan hukuman saat masuk pit dalam kondisi safety car, Russell dijatuhi penalti drive-through sebelum start ulang terakhir.

Strategi Russell menahan laju mobil lain setelah start ulang untuk membuat jarak penalti gagal membuahkan hasil karena ia tetap finis di luar posisi poin.

Kondisi macet tersebut memicu Nico Hulkenberg menyenggol Carlos Sainz hingga berputar arah, sebelum Sainz kembali ditabrak oleh Franco Colapinto.

Pengawas balapan menjatuhkan sanksi penalti 10 detik kepada Hulkenberg akibat menyebabkan insiden di tikungan Loews tersebut.

Pembalap Alpine, Pierre Gasly, finis di tempat ketiga di lintasan namun melorot ke urutan ketujuh setelah mengantongi dua penalti kecepatan jalur pit.

Isack Hadjar dari tim Red Bull akhirnya mengamankan podium pertamanya secara provisinal, meski ia masih berada dalam investigasi akibat pelanggaran bendera merah.

Hasil kurang memuaskan diraih McLaren setelah Oscar Piastri hanya finis keempat, sementara Lando Norris menyudahi balapan di pit akibat masalah unit daya.

Tim Racing Bulls berhasil menempatkan dua pembalap di posisi enam besar melalui penampilan impresif Liam Lawson dan Arvid Lindblad.

Alex Albon menyelamatkan poin bagi Williams dengan finis di peringkat kedelapan setelah rekan setimnya, Sainz, terlibat kecelakaan.

Rentetan penalti membuat Esteban Ocon mengamankan posisi kesembilan untuk Haas, sedangkan Sergio Perez meraih poin pertama bagi Cadillac di peringkat ke-10 meski menghadapi investigasi pascabala.

Artikel terkait

Rekomendasi