Bek Real Madrid, Alvaro Carreras, memberikan klarifikasi terkait laporan insiden fisik yang melibatkan rekan setimnya, Antonio Ruediger, di tengah situasi internal klub yang memanas pada Rabu (6/5/2026). Carreras mengonfirmasi adanya perselisihan namun menegaskan bahwa hubungan antarpemain telah membaik setelah insiden yang dilaporkan terjadi di ruang ganti tersebut.
Kabar ketegangan ini mencuat setelah performa buruk Real Madrid yang terancam tanpa gelar musim ini, menyusul selisih 11 poin dari pemuncak klasemen La Liga dan tersingkir dari kompetisi lainnya. Melansir laporan AS Diario, Ruediger dikabarkan telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Carreras di ruang ganti dan mengundang seluruh tim untuk makan bersama guna meredakan situasi.
Melalui pernyataan resmi di akun Instagram pribadinya, Carreras menanggapi spekulasi yang berkembang mengenai perilaku dan posisinya di dalam skuad asuhan Alvaro Arbeloa. Pemain berusia 23 tahun tersebut menekankan bahwa profesionalismenya terhadap klub tetap utuh sejak ia kembali bergabung dengan Los Blancos.
"Dalam beberapa hari terakhir, muncul beberapa sindiran dan komentar tentang saya yang tidak mencerminkan kenyataan," tulis Carreras.
Narasi tersebut mempertegas komitmen sang pemain muda yang mengaku telah bekerja keras untuk mewujudkan mimpinya kembali membela klub masa kecilnya. Carreras menjelaskan bahwa friksi yang terjadi di lapangan latihan atau ruang ganti tidak bersifat permanen.
"Komitmen saya terhadap klub ini dan para pelatih yang telah bekerja sama dengan saya telah mutlak sejak hari pertama, dan akan terus demikian. Sejak saya kembali, saya selalu bekerja dengan profesionalisme, rasa hormat, dan dedikasi yang tinggi. Saya telah berjuang sangat keras untuk mewujudkan impian saya untuk kembali ke rumah," kata Carreras.
Meski tidak menyebutkan nama Ruediger secara spesifik dalam unggahan tersebut, Carreras mengakui adanya insiden terisolasi yang kini dianggapnya sudah tidak relevan lagi bagi dinamika tim secara keseluruhan.
"Mengenai insiden dengan rekan satu tim, itu adalah masalah terisolasi tanpa arti penting yang telah diselesaikan. Hubungan saya dengan seluruh tim sangat baik," ujar Carreras.
Pernyataan ini muncul menyusul laporan dari ESPN Deportes mengenai serangkaian konflik internal lainnya di Valdebebas, termasuk perselisihan antara Dani Ceballos dengan pelatih Alvaro Arbeloa. Ceballos dilaporkan tidak akan dimainkan lagi di sisa musim ini setelah konfrontasi pada 30 April lalu, menambah daftar pemain yang bersitegang dengan sang manajer setelah sebelumnya melibatkan Raul Asencio dan Dani Carvajal.
Di sisi lain, media sosial Madrid Zone melalui informasi dari @miguelitocope juga menyoroti riwayat temperamen Ruediger yang sebelumnya pernah terlibat insiden serupa dengan staf kitman tim. Kini, seluruh elemen Real Madrid berada di bawah tekanan besar untuk menunjukkan persatuan menjelang laga krusial El Clasico melawan Barcelona di Camp Nou akhir pekan mendatang.
"Mengenai insiden dengan rekan setim, itu adalah masalah terisolasi yang tidak relevan dan sudah diselesaikan," jelas Carreras.