Keputusan pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman, dalam menyusun komposisi pemain untuk Piala Dunia 2026 menuai banyak pertanyaan dari publik. Dilansir dari Detik Sport, Koeman tetap memasukkan nama penyerang senior Ajax Amsterdam, Wout Weghorst, ke dalam daftar skuad resminya.
Langkah ini memicu perdebatan karena performa Weghorst dinilai kurang impresif bersama Ajax Amsterdam sepanjang musim ini. Pemain yang kini menginjak usia 33 tahun tersebut tercatat hanya mampu mengoleksi delapan gol di kompetisi Eredivisie.
Di sisi lain, Ronald Koeman lebih memilih Weghorst dibandingkan Zian Flemming yang tampil memukau bersama Burnley. Flemming berhasil menjaringkan 11 gol di Premier League, walaupun kontribusinya gagal menyelamatkan Burnley dari jurang degradasi.
Secara level kompetisi, Premier League dinilai memiliki kualitas di atas Eredivisie, sehingga Flemming dianggap lebih berhak mengisi slot lini depan De Oranje. Namun, Koeman memiliki pandangan taktis tersendiri mengenai peran kedua pemain tersebut.
Arsitek taktik Belanda itu menjelaskan bahwa Weghorst memiliki keunggulan sebagai pemain pengganti yang sangat bisa diandalkan. Mantan penggawa Manchester United tersebut dinilai mempunyai fisik kuat yang sangat berguna dalam situasi duel udara.
Kemampuan fisik Weghorst dianggap penting oleh Koeman, baik untuk membantu strategi menyerang maupun memperkuat lini pertahanan saat mengantisipasi bola mati. Sebaliknya, Koeman menganggap Flemming bukan tipe penyerang yang memiliki karakteristik spesial.
"Jika kita harus memainkan pemain dari bangku cadangan, bertahan dalam bola mati - ada begitu banyak momen di mana dia [Weghorst] bisa menjadi nilai tambah yang mungkin Anda lihat atau tidak," ujar Koeman dikutip dari ESPN.
"Namun, saya memang melihatnya itu. Jadi ya, ini soal perbedaan pendapat. Flemming bukanlah nilai tambah bagi saya dibandingkan dengan striker yang sudah kita miliki. Anda berbicara tentang sejumlah striker lain, tetapi mereka berbeda tipe dari Weghorst," jelasnya.