Vincent Kompany Kritik Keputusan Wasit Setelah Bayern Munich Tersingkir

Vincent Kompany Kritik Keputusan Wasit Setelah Bayern Munich Tersingkir

Pelatih Bayern Munich Vincent Kompany melayangkan kritik tajam terhadap kepemimpinan wasit setelah timnya dipastikan tersingkir oleh Paris Saint-Germain pada leg kedua semifinal Liga Champions di Allianz Arena, Kamis (7/5/2026) dini hari WIB.

Hasil imbang 1-1 dalam laga tersebut membuat Die Roten harus mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi Eropa musim ini dengan kekalahan agregat tipis 5-6, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.

Ketegangan memuncak dipicu oleh keputusan wasit Joao Pinheiro yang tidak memberikan kartu kuning kedua kepada bek PSG Nuno Mendes setelah melakukan handball, meski pemain tersebut sudah mengantongi satu kartu kuning sebelumnya.

Sebaliknya, wasit justru meniup peluit pelanggaran terhadap gelandang Bayern Konrad Laimer atas dugaan sentuhan tangan yang serupa, yang kemudian memicu rasa frustrasi di bangku cadangan tim tuan rumah.

Kompany menilai bahwa sejumlah fase krusial dalam dua pertandingan babak semifinal ini sangat dipengaruhi oleh keputusan para ofisial pertandingan.

"Kami harus melihat ke beberapa fase di dua pertandingan yang ditentuan oleh ofisial. Ini tidak pernah jadi alasan, tapi itu penting," ujar Kompany kepada TNT Sports.

Mantan kapten Manchester City tersebut menegaskan bahwa meski mereka berupaya memberikan perlawanan maksimal, terlalu banyak keputusan yang tidak menguntungkan posisi Bayern Munich saat menghadapi klub asal Prancis tersebut.

"Kalau Anda melihat ke kedua pertandingan, terlalu banyak yang merugikan kami, tapi kami berusaha melawan tim PSG yang fantastis," lanjut Kompany.

Ia secara khusus menyoroti keraguan wasit untuk mengusir Nuno Mendes dari lapangan setelah insiden handball yang dinilai Kompany sebagai pelanggaran yang jelas.

"Kartu kuning kedua, saya kira dia (wasit) akan memberikannya dan kemudian dia menariknya kembali karena dia menyadari dia sudah memberinya (Nuno Mendes) kartu kuning. Jadi dia tidak ingin mengusirnya karena itu, jadi dia membalikkan (keputusannya)," ungkap Kompany.

Pelatih berkebangsaan Belgia tersebut juga mempertanyakan konsistensi wasit dalam menilai handball yang dituduhkan kepada Konrad Laimer di tengah pertandingan.

"Saya tidak melihat Laimer menyentuh bola dengan tangannya, mereka bilang dia begitu," kata Kompany.

Artikel terkait

Rekomendasi