Pelatih Bayern Munich Vincent Kompany menginstruksikan skuadnya untuk mempertahankan konsentrasi penuh saat menjamu Paris Saint-Germain di Allianz Arena pada Kamis (7/5/2026) dini hari WIB. Laga leg kedua semifinal Liga Champions ini menjadi penentu setelah drama sembilan gol terjadi pekan lalu.
Klub raksasa Jerman tersebut mengemban misi berat untuk membalikkan keadaan setelah menelan kekalahan 4-5 di Paris pada pertemuan pertama. Harry Kane dan rekan setimnya diwajibkan meraih kemenangan dengan selisih minimal dua gol agar bisa melaju ke babak final, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Kompany memberikan penegasan bahwa hasil akhir berupa kemenangan menjadi harga mati bagi anak asuhnya. Mantan kapten Manchester City tersebut memperingatkan timnya agar tidak memberikan celah sedikit pun kepada lawan dalam pertandingan krusial nanti.
"Kami main di kandang dan ingin menang. Yang paling penting pada akhirnya adalah menang, itulah prioritasnya," ujar Kompany, Pelatih Bayern Munich.
Juru taktik asal Belgia itu juga menyoroti peran krusial seluruh lini, baik pertahanan maupun penyerangan, yang harus bekerja secara simultan. Ia menekankan pentingnya menjaga intensitas permainan tanpa penurunan performa selama waktu normal pertandingan berlangsung.
"Kadang para bek yang memegang kendali dan kadang para penyerang. Kami harus menyala terus selama 90 menit," ujar Kompany, Pelatih Bayern Munich.
Selain tuntutan fokus, Kompany memastikan bahwa kondisi fisik para pemain Bayern saat ini masih berada dalam level optimal. Namun, ia tetap mewaspadai kekuatan PSG yang dikenal memiliki agresivitas tinggi dalam setiap pertandingan besar.
"Sekarang ini, kami di titik di mana para pemain masih punya tenaga. Itu penting, tapi saya akan bilang PSG juga dalam kondisi terbaik. Mereka selalu membawa intensitas," ujar Kompany, Pelatih Bayern Munich.