Musisi sekaligus komposer legendaris Indonesia, James F. Sundah, meninggal dunia pada usia 70 tahun di New York, Amerika Serikat, Kamis (7/5/2026) pukul 11.28 waktu setempat. Pencipta lagu monumental tersebut mengembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan penyakit kanker paru-paru sel kecil yang dideritanya.
Kabar duka mengenai wafatnya tokoh yang dihormati di industri musik nasional ini dikonfirmasi melalui pernyataan resmi pihak keluarga. Istri almarhum, Priscillia atau yang akrab disapa Lia Sundah Santoso, membagikan pengumuman tersebut melalui akun Instagram pribadinya pada Jumat (8/5/2026) pagi WIB.
"Dengan duka cita dan cinta yang mendalam, kami mengumumkan meninggalnya James F. Sundah, suami, ayah, sahabat, dan penulis lagu Indonesia yang tercinta," ujar Priscillia, Istri James F. Sundah.
Kondisi fisik James dilaporkan sempat menurun drastis dalam dua minggu terakhir akibat nyeri neuropati yang hebat. Berdasarkan informasi dari CNN Indonesia, pria kelahiran 1 Desember 1955 ini sedianya dijadwalkan untuk memulai pengobatan baru menggunakan Zepzelca sebelum kondisinya kian memburuk.
Kepergian sosok yang mempopulerkan lagu "Lilin-Lilin Kecil" ini memicu gelombang duka dari kalangan pesohor tanah air. Diva Indonesia, Ruth Sahanaya, mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam atas sosok yang ia anggap sebagai kakak sekaligus sahabat karibnya.
"Liaaaaa.... Selamat jalan Kakak'ku, sahabatku," tulis Ruth Sahanaya, Penyanyi.
Selain Ruth, vokalis grup musik D'Masiv, Rian Ekky Pradipta, turut menyampaikan bela sungkawa melalui kolom komentar di unggahan media sosial keluarga almarhum. Rian menyertakan empati bagi keluarga yang ditinggalkan oleh sang komposer senior tersebut.
"Turut berduka mba Lia.. Selamat jalan om James," tulis Rian Ekky Pradipta, Musisi.
Dukungan moral juga datang dari berbagai seniman lintas genre yang menghargai dedikasi James selama puluhan tahun berkarya. Rapper Saykoji menyampaikan pesan singkat sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada mendiang.
"My deepest condolences," tulis Saykoji, Rapper.
Senada dengan rekan musisi lainnya, sutradara pertunjukan Jay Subyakto juga menitipkan pesan penguatan bagi Priscillia. Jay menekankan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya sang pejuang hak cipta tersebut.
"Bela sungkawa sedalam-dalamnya, Lia. Rest in Love," tulis Jay Subyakto, Sutradara.
Semasa hidupnya, James F. Sundah dikenal luas melalui karya-karya hits seperti "September Ceria", "Astaga", dan "Ozon". Melansir laporan Antara, reputasi internasionalnya tercatat saat ia terlibat dalam pembuatan lagu "When You Came Into My Life" yang dibawakan oleh band rock asal Jerman, The Scorpions.
James juga dikenal sebagai aktivis yang gigih memperjuangkan pemenuhan hak-hak musisi dan penulis lagu di Indonesia. Ia secara konsisten menyuarakan urgensi implementasi Undang-Undang Hak Cipta demi menjamin kesejahteraan ekonomi para kreator dalam ekosistem musik nasional.